Waspada
Waspada » Sarana Griezmann Sentil Koeman
Olahraga

Sarana Griezmann Sentil Koeman

PENYERANG Prancis Antoine Griezmann merayakan golnya ke gawang Kroasia dengan Anthony Martial (kanan) di Zagreb. TSN

ZAGREB (Waspada): Striker Antoine Griezmann dan Kylian Mbappe, Rabu (Kamis WIB), berbagi gol untuk memastikan Prancis mengatasi Kroasia 2-1 pada matchday 4 Liga A Grup 3 UEFA Nations League 2020/2021.

Sukses memecahkan kebuntuan di Stadion Maksimir itu langsung dijadikan Griezmann sebagai sarana untuk menyentil Ronald Koeman, entrenador anyarnya di klub Barcelona.

Pelatih Prancis Didier Deschamps menempatkan bomber berumur 29 tahun itu sebagai penyerang lubang di belakang Anthony Martial dan Kylian Mbappe dalam formasi 1-4-3-1-2. Griezmann menjawannya dengan mencetak gol luar biasa menit kedelapan sebagai gol internasional ketiganya tahun 2020 bersama Les Bleus.

“Pelatih (Deschamps) tahu di mana harus menempatkan saya. Saya memanfaatkan kepercayaan itu dari tempat ini,” klaim Griezmann lewat TF1, Kamis (15/10).

“Itu buah dari kepercayaan pelatih dan rekan satu tim saya. Pertandingan itu sulit, tidak terlalu indah untuk disaksikan dan tidak terlalu indah untuk dimainkan,” sindir mantan mesin gol Atletico Madrid tersebut.

Ketika Koeman baru diperkenalkan sebagai pelatih baru El Barca, dia berjanji akan menempatkan Griezmann di posisi terbaiknya. Tetapi dari tiga laga yang telah dilakoni Los Cules di La Liga, Griezmann merasa belum mendapat peran ideal dan dampaknya masih paceklik gol.

Dia sering ditempatkan di posisi sayap kanan persis seperti pada era Quiqui Setien musim lalu, karena Koeman masih terlalu mengistimewakan megabintang Lionel Messi yang sempat mengancam untuk meninggalkan Camp Nou.

Di Zagreb, Griezmann membobol gawang Kroasia setelah berhasil mengamankan bola liar hasil umpan silang Ferland Mendy. Dia kemudian menyelesaikannya dengan sepakan keras yang tak mampu dijangkau kiper Dominic Livakovic.

Kroasia perlahan bangkit menguasai jalannya laga. Tapi mereka baru bisa menyamakan kedudukan menit 64 melalui sontekan Nikola Vlasic menyeleasikan umpan sodoran Josip Brekalo.

Juara Piala Dunia 2018 Prancis yang mengalahkan Kroasia pada final di Rusia,  bangkit merestorasi keunggulannya menit 79. Mbappe melewati beberapa bek Kroasia untuk menyambut umpan tarik Lucas Digne.

Hasil itu membuat Prancis mengumpulkan 10 poin, tapi tertahan di posisi kedua klasemen karena kalah selisih gol dari juara Piala Eropa 2016 Portugal.

“Laga yang sulit bagi semua orang, tapi kami terus bekerja keras. Kami melakukan hal yang benar di babak kedua dan tim ini selalu memiliki karakter,” sanjung Deschamps.

“Hanya karena Anda memenangkan gelar dunia tahun 2018, bukan berarti Anda bisa menang dengan menjentikkan jari. Kami menghadapi lawan yang hebat hari ini dan kami tetap bermain bagus,” tegasnya lagi. (m08/tf1/afp)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2