Ronny Syukuri Kala Hitam Eksis 50 Tahun

  • Bagikan
KETUM KONI Sumut John Ismadi Lubis (tengah), Ketua PWI Sumut H Farianda Putra Sinik (3 kiri) dan Kadispora diwakili Kabid Layanan Kepemudaan M Thohir, menerima buku pada HUT Ke-50 Perguruan Karate Kala Hitam di Dojo Pusat Jalan Sei Asahan Medan. Waspada/Ist

MEDAN (Waspada): Ketua Umum PB Perguruan Karate Kala Hitam HA Ronny Simon bersyukur perguruannya bisa eksis selama 50 tahun sejak didirikan pada 20 Januari 1972.

“Sebagai Ketua Umum yang juga salah seorang pendiri Perguruan Karate Kala Hitam, saya mengucapkan syukur. Alhamdulillah dan terima kasih kepada semua kalangan, terutama pengurus dan anggota Pengprov, Pengda dan seluruh dojo di Indonesia,” kata Ronny Simon di Medan, Rabu (26/1).

“Karena perguruan ini eksis terus dan sudah berusia 50 tahun. Dulu kami bangun masih nol bersama Dr dr Haji Rustam Effendi YS dan hingga kini masih terus berjalan dengan aman,” tambah wartawan senior tersebut.

Acara syukuran pun sudah dilakukan pihaknya di Dojo Pusat, Jalan Sei Asahan No 34 Medan, 23 Januari lalu. Syukuran tidak saja mencerminkan sebuah “pengabdian tiada henti” sesuai buku otobiografi anggota pertama Dr dr H Rustam Effendi YS SpPD, tapi juga penguatan keberadaan perguruan karate ini di tengah harapan dan tantangan.

“Ini sejarah yang tidak bisa dibantah oleh siapapun. Apalagi dokter Puskesmas Teladan Tahun 1980 itu juga meluncurkan buku ‘Perjalanan Perguruan Karate Kala Hitam sejak 20 Januari 1972’ tahun 2005 silam,” klaim Ronny.

“ Itu merupakan gambaran nyata berdirinya perguruan olahraga karate ini yang awalnya diperuntukkan untuk kalangan wartawan,” katanya menambahkan.

Syukuran dirangkai pemotongan tumpeng dan kue ulang tahun serta penyematan dan pemberian penghargaan kepada orang-orang yang berjasa terhadap perkembangan PKKH selama 50 tahun.

Turut hadir di antaranya Ketua KONI Sumut John Ismadi Lubis, Ketua PWI  Sumut H Farianda Putra Sinik, Sekretaris Pengprov Perguruan Karate Kala Hitam DI Yogyakarta Junianti Sinuraya, Ketua Pengda Medan Indra Manurung serta Darwin selaku Ketua Pengda Karo, Dairi dan Pakpak Bhara.

Ronny Simon berharap agar perguruannya semakin maju. “Tahun ini kita akan membuat kejuaraan Karate Kala Hitam tingkat nasional. Kepada para anggota dan pengurus supaya tetap kompak semuanya,” harap Ronny Simon.

Sesepuh perguruan Rustam Effendi YS mengucapkan terima kasih kepada pendiri HA Ronny Simon dan mendiang Kancho Winta Karna, beserta semua karateka yang pada umumnya membantu serta berkontribusi dalam pembuatan bukunya.

Disebutkan, olahraga karate bertujuan membentuk kesehatan fisik dan mental. “Jadi seorang karateka butuh disiplin, harus punya komitmen dan konsisten untuk berlatih demi menghasilkan prestasi kejuaraan dan prestasi kerja,” tegasnya.

Ketua Umum KONI Sumut Jhon Ismadi Lubis menyebutkan, olahraga karate daerah ini hingga kini masih disegani di Indonesia.

“Kami harap Perguruan Karate Kala Hitam bisa menjadi contoh bagi perguruan karate di Sumut. Semoga di usia ke-50, perguruan ini semakin besar di Indonesia,” jelas John Lubis.

Sedangkan Ketua Pengprov Kala Hitam Sumut Ambiya Lubis meminta kepada para karateka perguruan tersebut lebih giat berlatih seiring akan dilaksanakannya iven kejuaraan nasional.

Selain menyerahkan penghargaan kepada Dr Rustam Effendi, Mangandar Sianipar dan Dr Muhammad Khadafi, Ronny Simon juga mengumumkan Jenda Kuidah Sembiring sebagai Ketua Majelis Sabuk Hitam Perguruan Karate Kala Hitam yang baru. (m08)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.