Waspada
Waspada » Reds Rawan Tanpa Selebrasi Trofi
Olahraga

Reds Rawan Tanpa Selebrasi Trofi

Pinterest
Pinterest

LONDON (Waspada): Liverpool rawan tanpa selebrasi angkat trofi apabila menjuarai Liga Utama Inggris 2019/2020 yang rencananya akan dituntaskan berdasarkan kesepakatan 20 kontestannya.

Menurut Richard Masters selaku Liga Premier, pihaknya akan terlebih dahulu mengevaluasi aspek jaga jarak sosial dan keamanan terkait selebrasi juara nantinya.

Setelah itu barulah ada lampu hijau atau lampu merah bagi para pemain dan pelatih untuk ambil bagian dalam perayaan juara seperti yang biasa dilakukan di akhir musim.

“Jika memungkinkan, kami ingin mengadakan presentasi trofi kepada para pemain dan staf klub, setelah mereka bekerja keras selama ini,” jelas Masters, seperti dilansir Goal, Selasa (19/5).

“Kami akan mencoba untuk mengusahakannya, kecuali itu tidak memungkinkan dilakukan karena alasan keselamatan,” katanya menambahkan.

Liga Premier dihentikan sejak pertengahan Maret silam karena pandemi virus corona yang bermula dari Kota Wuhan di China.

Belum ada tanggal pasti kapan liga bisa kembali digelar, meski klub-klub sudah sepakat untuk menggelar sesi latihan berkelompok dengan harapan bisa mulai beraksi lagi 12 Juni mendatang.

The Reds sangat mantap memuncaki klasemen dengan kemasan 82 poin, unggul 25 poin di atas juara bertahan Manchester City yang menduduki peringkat kedua.

Tim asuhan manajer Jurgen Klopp (foto kanan) itu, hanya membutuhkan dua kemenangan dari sembilan laga tersisa untuk memastikan trofi liga pertamanya setelah kali terakhir tahun 1990 silam.

“Kami berada di posisi pertama klasemen kandang dan tandang. Ini musim di mana seharusnya kami menjadi juara,” klaim Klopp.

“Berurusan dengan krisis memang paling penting. Tapi itu tidak berarti bahwa hal-hal lainnya sama sekali tidak penting, hanya karena tidak menjadi prioritas,” papar pelatih asal Jerman itu.

Mantan pelatih FSV Mainz dan Borussia Dortmund itu merasa yakin klub-klub kasta tertinggi Inggris akan mampu menerapkan standar keamanan tinggi bagi para pemainnya untuk berlatih dan bertanding, seperti halnya klub Jerman.

Klub-klub Liga Premier telah menyepakati untuk kembali melakukan latihan dalam grup-grup kecil mulai Selasa (19/5), setelah tahapan terakhir Project Restart disepakati.

Klub-klub dengan suara bulat memberi suara kepada opsi untuk mengizinkan para pemain mulai latihan bersama sambil tetap menjaga jarak, demi melanjutkan musim kompetisi pada pertengahan Juni.

Latihan yang melibatkan kontak antar pemain masih dilarang di fase ini.

Tiang-tiang sudut, bola, cone, lapangan latihan dan peralatan lainnya akan disemprot disinfektan setiap akhir sesi latihan.

Tes-tes Covid-19 pun telah dilakukan klub dalam beberapa hari terakhir dan akan tetap dilakukan selama periode latihan.

“Protokol-protokol medis ketat dengan standar tertinggi akan memastikan semua orang kembali berlatih dalam lingkungan seaman mungkin,” demikian pernyataan Liga Premier di laman resminya.

Protokol-protokol latihan telah dipresentasikan kepada para pemain dan manajer pekan lalu, sebelum disahkan pada konferensi via video kemariin.

Peraturan-peratuan lain di fase satu mencakup larangan pemain untuk bepergian dengan siapapun menuju dan dari tempat latihan.

Mereka juga dilarang menggunakan transportasi umum dan kendaraan tim. (m08/goal/rtr)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2