Puas Tango Pastikan Tiket - Waspada

Puas Tango Pastikan Tiket

  • Bagikan
Twitter


BUENOS AIRES (Waspada): Pelatih Lionel Scaloni dan kapten Lionel Messi (foto kanan), puas Argentina telah memastikan tiket lolos putaran final Piala Dunia 2022 Qatar, Rabu (17/11).

Imbang 0-0 melawan Marquinhos (foto kiri) cs di Estadio San Juan de las Americas dan empat hasil lainnya pada matchday 14 Kualifikasi zona Amerika Latin yang mengkonfirmasi kelolosan Tim Tango.

La Albiceleste menyusuli jejak Tim Samba, Serbia, Spanyol, Swiss, Prancis, Belgia, Denmark, Belanda, Kroasia, Inggris dan Jerman.

“Kami selalu tahu bahwa kami bisa dan yang penting kami tidak kalah. Tentu puas rasanya kami sudah menembus putaran final,” tegas Messi.

“Ini tahun yang luar biasa. Menjuarai Copa dan lolos Piala Dunia tanpa terkalahkan, itu sungguh mimpi,” timpal Scaloni.

Prestasi menembus Qatar 2022 tercipta empat bulan setelah Scaloni memimpin Tango menjuarai Copa America 2021 yang merupakan trofi besar pertamanya dalam 28 tahun terakhir.

Scaloni belum pernah menjadi pelatih kepala ketika pada 2018 ditunjuk melatih Argentina. Tetapi dia telah mengubah Angel Di Maria cs menjadi tim yang bisa menatap Qatar dengan optimisme besar.

Messi sendiri akhirnya menikmati prestasi internasional setelah bertahun-tahun mengalami pasang surut bersama timnas. Juga yang terlihat menonjol adalah peran kiper Emiliano Martinez yang membawa Tango hanya kebobolan enam gol dalam 13 laga kualifikasi.

Hasil seri melawan tamunya Selecao di San Juan sekaligus menjadi pertandingan tak terkalahkan ke-27 bagi Argentina dengan interval waktu lebih dari dua tahun. Itu terjadi hanya beberapa hari setelah mereka mengalahkan tuan rumah Uruguay 1-0 di Montevideo.

“Kami memperoleh empat poin dari dua lawan yang sangat berat. Tentu saja kami semua ingin menang, tetapi permainan ini membuat tim bertambah matang,” klaim Scaloni, mantan pemain SS Lazio, Deportivo La Coruna dan West Ham United.

Laga Tango kontra Samba yang sudah lebih dulu memastikan lolos dengan bertajuk Superclasico de las Americas, minim peluang berbahaya di babak pertama. Kiper kedua tim bahkan tak banyak beraksi.

Selepas jeda pun demikian. Ancaman nyata diberikan Brazil menit 72. Vinicius Junior masuk ke kotak penalti dan mendapat ruang tembak, tetapi sepakan penyerang Real Madrid itu masih jatuh ke tangan Martinez.

Hanya saja pelatih Adenor Leonardo Bacchi alias Tite mengklaim, Brazil mestinya mendapat hadiah penalti saat winger Raphinha disikut bek sentral Nicolas Otamendi di kotak terlaranga Argentina pada babak pertama. Raphinha tersungkur dan Otamendi kemudian mengangkat dia agar laga berlanjut.

Wasit Andres Cunha asal Uruguay tampak menerima pesan dari rekan-rekannya di kabin VAR, sehingga tidak mengambil tindakan.

“Cunha wasit yang luar biasa. Perwasitan membutuhkan tim dan mereka yang berada di VAR itu mustahil tidak melihat siku Otamendi menimpa Raphinha,” sesal Tite.

“Seorang ofisial VAR berkualitas tinggi tidak bisa mengatasinya, tentu itu tak terbayangkan. Tak terbayangkan bukan kata yang ingin saya gunakan. Saya menggunakan kata itu karena saya sopan,” pungkasnya. (m08/rtr/fifa)

  • Bagikan