PSSI Tunggu Jawaban KNVB, KFA - Waspada

PSSI Tunggu Jawaban KNVB, KFA

  • Bagikan
TIMNAS U-19 belum mendapatkan lokasi pemusatan latihan pengganti Prancis. Saat ini, PSSI masih menunggu jawaban dari dua negara, Belanda dan Korea Selatan. PSSI

JAKARTA (Waspada): Timnas Indonesia U-19 belum mendapatkan lokasi pemusatan latihan pengganti Prancis. Saat ini, PSSI masih menunggu jawaban dari dua negara, Belanda dan Korea Selatan.

PSSI belum dapat persetujuan dari Asosiasi Sepakbola Belanda (KNVB) dan Federasi Sepak Bola Korea Selatan (KFA) terkait keinginan untuk menggelar pemusatan latihan Timnas Indonesia U-19 di sana.

“Lokasi pemusatan latihan Timnas Indonesia U-19 selanjutnya antara di Belanda atau Korea Selatan,” kata Pelaksana Tugas (Plt) Sekjen PSSI, Yunus Nusi, Selasa (10/11).

“Soal negara mana yang kami pilih nanti, kami masih menunggu jawaban dari federasi sepakbola negara masing-masing,” tutur pria yang juga menjabat sebagai anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI tersebut.

Timnas Indonesia U-19 saat ini tengah berlatih secara virtual. Latihan ini telah dimulai sejak 5 November 2020 dan dipimpin tim pelatih dari Korea Selatan.

“Timnas Indonesia U-19 akan kembali berkumpul pada 13 November 2020. Mereka akan berlatih secara langsung di SUGBK,” ujar Yunus Nusi.

“Shin Tae-yong tetap di Korea Selatan dan memantau latihan secara virtual. Selebihnya pelatih lokal yang menangani,” imbuh Yunus Nusi.

Shin Tae-yong sendiri memanggil empat pemain baru ke pemusatan latihan virtual timnya. Keempat pemain dimaksud adalah Serdy Ephy Fano, Hamsa Lestaluhu, Pualam Bahari, dan Arya Gerryan.

Keempatnya menyusul 33 pemain yang telah lebih dulu mengikuti pemusatan latihan virtual bersama Timnas Indonesia U-19 pada 5 November 2020.

“Kami juga menambah empat pemain yaitu Serdy, Hamsa, Paualam, dan Gerryan untuk mengikuti virtual home training. Kami berharap pemain terus menjaga kondisi dan disiplin dalam semua hal,” kata Shin Tae-yong dinukil dari laman PSSI.

Khusus bagi Serdy, kesempatan ini menjadi yang kedua untuknya dalam tiga bulan terakhir. Namanya sempat tercantum ke dalam daftar pemain Timnas Indonesia U-19 untuk pemusatan latihan ke Kroasia pada akhir Agustus 2020. Namun, ia didepak secara mendadak karena indisipliner.

Sudah dimulai sejak 5 November 2020, pemusatan latihan virtual Timnas Indonesia U-19 akan digelar hingga 15 November 2020. Program ini menjadi pengganti para pemain tidak bisa berkompetisi.

“Saat ini, kondisi pemain tidak ada masalah. Pemain tetap bekerja keras, semangat, dan terus mengalami perkembangan yang positif,” imbuh Shin Tae-yong.

“Selain mengikuti pemusatan latihan secara virtual, pemain juga menjalani latihan tambahan yang selalu dilaporkan kepada tim pelatih,” imbuhnya. (m18/bc)

  • Bagikan