Waspada
Waspada » PSSI-LIB Mesti Kerja Cepat
Olahraga

PSSI-LIB Mesti Kerja Cepat

MENPORA Zainudin Amali (kiri) menyerahkan surat izin turnamen pramusim kepada Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan di Gedung Kemenpora, Jakarta, Jumat (19/2). Dok.Kemenpora

JAKARTA (Waspada): Setelah memberikan izin keramaian dari Polri kepada Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan, Menpora Zainudin Amali meminta PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) bekerja cepat menyiapkan turnamen pramusim Piala Menpora 2021.

“PSSI dan LIB mesti bekerja cepat karena persiapan hanya satu bulan,” ujar Zainudin dalam acara Penyerahan Izin Turnamen Pramusim kepada PSSI di Gedung Kemenpora, Jakarta, yang dipantau secara virtual, Jumat (19/2).

Meski demikian, dalam prosesnya, Menpora menegaskan bahwa pemerintah tidak akan meninggalkan begitu saja PSSI serta LIB. Kemenpora, kata Zainudin, siap memberikan bantuan jika PSSI dan LIB menemukan ganjalan-ganjalan dalam menyiapkan turnamen yang akan berlangsung pada 20 Maret-25 April 2021 itu.

“Kami tetap siap untuk hal-hal yang membutuhkan dukungan dari kami. Kami selalu terbuka, jadi tidak usah segan-segan,” tutur politikus Partai Golkar itu.

Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan pun berterimakasih atas perhatian dan sokongan dari pemerintah sehingga turnamen pramusim Piala Menpora 2021 dapat berjalan.

Iriawan menunjukkan perasaan lega karena sejak tahun 2020, PSSI dan LIB sudah berkali-kali mengajukan izin tetapi baru diberikan pada Februari 2021.

Adapun izin keramaian turnamen Piala Menpora 2021 diserahkan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo kepada Menpora di Mabes Polri, Jakarta, Kamis (18/2).

“Ini jalan yang panjang. Kami sudah mengajukan izin pada 1 Oktober 2020, 1 November 2020, 1 Februari 2021. Alhamdulillah yang keempat saat Kapolri berganti, izin akhrinya dikeluarkan,” tutur pria yang akrab disapa Iwan Bule itu.

Namun, Iriawan mengingatkan kembali bahwa izin keramaian dari Polri hanya untuk Piala Menpora 2021, bukan untuk liga. Piala Menpora 2021 menjadi acuan dari Polri untuk memberikan izin keramaian Liga 1 dan Liga 2.

“Pihak kepolisian akan melihat bagaimana turnamen pramusim ini berjalan aman dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat. Jika berjalan baik, Insya Allah Liga 1 dan Liga 2 dapat bergulir. Apabila terjadi sesuatu, pihak kepolisian sewaktu-waktu dapat mencabut izin yang dikeluarkan,” kata Iriawan.

Oleh sebab itu, PSSI meminta semua pihak yang terlibat dalam kompetisi Piala Menpora 2021 benar-benar menjalankan protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

Suporter klub peserta diinstruksikan tidak datang ke stadion, menggelar nonton bareng dan membuat pergerakan bersama-sama demi menekan jumlah infeksi Covid-19.

Adapun turnamen pramusim Piala Menpora akan diikuti oleh 20 kontestan. Semua klub Liga 1 diajak berpartisipasi, tapi hanya dua klub Liga 2 yang masuk rencana, yakni PSMS Medan dan Sriwijaya FC.

Sebelumnya, Direktur Utama PT LIB, Akhmad Hadian Lukita, memberikan alasan mengapa memasukan Sriwijaya FC dan PSMS Medan untuk mengikuti turnamen pramusim.

Padahal Sriwijaya FC dan PSMS Medan merupakan klub Liga 2, sementara turnamen pramusim dikhususkan untuk tim Liga 1. Ia mengatakan Sriwijaya FC dan PSMS merupakan klub peringkat keempat dan kelima di Liga 2 2019.

Pada Liga 2 2019, Sriwijaya FC berhasil melaju ke semifinal, namun gagal promosi ke Liga 1 2020 karena kalah dari Persiraja Banda Aceh diperebutan peringkat ketiga. Sedangkan

PSMS gagal lolos ke semifinal Liga 2 2019 di babak delapan besar.

Jumlah poin yang didapat PSMS lebih besar ketimbang klub-klub di babak delapan besar yang gagal lolos ke semifinal Liga 2 2019. “Itu yang menjadi alasan utama LIB memasukan Sriwijaya FC dan PSMS Medan di turnamen pramusim,” ucap Akhmad. (m18/ant)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2