PSMS Minta PSSI Tegas Tentukan Jadwal Liga - Waspada

PSMS Minta PSSI Tegas Tentukan Jadwal Liga

  • Bagikan
PEMAIN PSMS Medan saat menggelar latihan rutin di Stadion Kebun Bunga Medan sebelum penerapan PPKM Darurat oleh pemerintah. Waspada/ist

MEDAN (Waspada): PSMS meminta PSSI dan PT. Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator liga memberikan ketegasan soal jadwal liga, sehingga semua tim peserta Liga Indonesia, baik Liga 1 maupun Liga 2 mendapat kepastian.

Hal itu disampaikan Sekretaris Umum PSMS, Julius Raja di Medan, Rabu (14/7). Julius tak mau kejadian musim lalu terulang kembali di mana liga dibatalkan sehingga klub rugi besar.

“Kita berharap PSSI dan PT LIB mengeluarkan sikap tegas terkait penggajian pemain ataupun jadwal pasti kompetisi. Seandainya tak bisa digelar tahun ini segera disampaikan akan digelar tahun depan, jadi klub bisa mengambil langkah dan tidak harus mengeluarkan anggaran lebih besar lagi,” kata dia.

Berkaca kepada musim lalu, lanjut dia, klub sangat dirugikan oleh pengunduran jadwal kompetisi yang akhirnya dihentikan, terutama kontrak pemain.

Dalam soal status pemain, PSSI dan PT. LIB juga harus mengeluarkan bahasa resmi baik surat ataupun hal lain kepada pemain untuk tidak sembarangan berpindah klub karena masih berstatus kontrak dengan klub asal.

“Misal musim lalu, PSM memberikan kompensasi kepada klub yang menjadi asal OK Jhon dan Escobar. Kita bayar gaji pemain sesuai kontrak, tapi saat kompetisi dihentikan, mereka statusnya free dan bebas berpindah klub, sementara PSMS sudah ke luar uang banyak. Ke depan ini harus dipikirkan. Jika memang diundur kembali, harus ada bahasa dari PSSI dan PT. LIB bahwa status pemain masih terikat dengan klub asal,” kata dia.

PSMS berharap rapat virtual yang dihadiri PSSI, PT. LIB dan klub sebagai peserta, digelar kembali. “Kita maunya ada rapat virtual yang dihadiri PSSI dan PT. LIB serta klub peserta. Jadi rapat berlangsung tiga arah dan perwakilan klub bisa mengusulkan dan menyampaikan keinginan mereka,” pungkas dia.

Sementara itu, PSMS saat ini sedang meliburkan seluruh kegiatan tim termasuk pemain mulai Senin (12/7) hingga Selasa (20/7) akibat adanya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di Kota Medan.

Menurut Julius Raja, apa yang dilakukan seiring agenda yang diberlakukan oleh pemerintah kota setempat dan kelanjutan latihan tim diinformasikan manajemen setelah 20 Juli.

“Surat pemberitahuan penghentian semua latihan sudah dibuat dan ditembuskan kepada Pembina PSMS Edy Rahmayadi dan Kodrat Shah, ” katanya.

Menurut dia, diliburkannya pemain juga berdampak pada program yang telah ditetapkan, salah satunya ujicoba melawan tim PON Aceh yang sedianya digelar di Medan, Kamis (15/7).

Persiapan ujicoba, menurut Julius Raja, sebenarnya sudah matang. Apalagi tim calon lawan juga sudah tiba di Medan. Tim PON Aceh selain dijadwalkan menghadapi PSMS juga akan menghadapi ujicoba melawan YOBB FC Belawan, PSBL Langsa dan PON Sumut.

“Sehubungan diberlakukannya PPKM Darurat dan atas instruksi dari gubernur terpaksa pertandingan ujicoba dengan tim PON Aceh kita batalkan,” jelas Julius Raja. (m18/ant)

  • Bagikan