Waspada
Waspada » PSMS Latihan Lagi 14 Desember
Olahraga

PSMS Latihan Lagi 14 Desember

MEDAN (Waspada): Tim PSMS Medan direncanakan kembali menggelar latihan mulai 14 Desember 2020. Legimin Rahardjo cs akan kembali menggeber persiapan menghadapi Kompetisi Liga 2 Indonesia yang dijadwalkan kembali bergulir Februari atau Maret 2021.

“Dengan persiapan yang lebih awal, diharapkan nantinya tim dapat tampil lebih maksimal saat kompetisi kembali bergulir. Walau sejauh ini kita masih menunggu kepastian jadwal kompetisi,” ujar Sekretaris Umum PSMS, Julius Raja, Kamis (3/12).

Ditanya pemain yang nantinya mengikuti latihan, pria akrab disapa King ini mengatakan sebenarnya manajemen ingin semua pemain hadir mengikuti latihan.

“Sesuai permintaan pelatih juga, kalau bisa pemain hadir semua. Tapi untuk sementara waktu pemain lokal (Kota Medan) saja dulu yang ikut latihan,” ucap King.

Sebelumnya, Manajer PSMS Mulyadi Simatupang mengatakan Pembina PSMS Edy Rahmayadi juga sudah meminta agar PSMS segera kembali menggeber persiapan. “Kita sudah dapat pesan dari bapak pembina, pemain harus latihan lagi,” ujar Mulyadi.

Dikatakan, untuk bisa memulai latihan tim pada awal-awal Desember ini, manajemen akan lebih dulu duduk bersama dengan para pemain. “Kita harapkan latihan bisa berjalan lancar. Kita ingin performa pemain kembali stabil dan siap tandin g saat kompetisi dimulai,” katanya.

Seperti diketahui, Liga 2 Indonesia bakal bergulir dengan format turnamen menggunakan sistem kompetisi penuh. Liga 1 dan 2 Indonesia rencananya dilangsungkan kembali mulai Februari 2021 setelah tertunda karena pandemi Covid-19.

Liga 2 ditargetkan mulai satu pekan setelah Liga 1 dimulai. “Untuk Liga 2 mungkin mulai Maret atau awal April 2021 sudah selesai,” ujar Direktur PT Liga Indonesia Baru (LIB), Akhmad Hadian Lukita, baru-baru ini.

Musim kompetisi pun berubah nama dari musim 2020 menjadi musim 2020-2021. Akhmad menggarisbawahi besar subsidi untuk tim Liga 1 dan 2 tidak akan berubah saat kompetisi berlangsung.

Selama liga berputar, setiap tim peserta Liga 1 mendapatkan subsidi Rp800 juta per bulan, sedangkan klub-klub Liga 2 mendapatkan Rp450 juta pada babak penyisihan grup, Rp200 juta pada fase delapan besar dan Rp200 juta bagi setiap klub yang melaju ke semifinal.

Juara Liga 2 berhak atas hadiah Rp500 juta, sedangkan peringkat kedua mendapatkan Rp300 juta. Selain itu, tim juara dan runner-up juga berhak promosi ke Liga 1. (m33)

 

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2