Waspada
Waspada » Prokes Ketat Musorprov KONI Sumut
Olahraga

Prokes Ketat Musorprov KONI Sumut

KETUA Tim Penyaringan dan Penjaringan (TPP) Balon Ketum KONI Sumut, Drs Chairul Azmi MPd (3 kiri), didampingi seluruh anggota tim memberikan keterangan pers di Lantai II KONI Sumut, Kamis (21/1). Waspada/Jonny R Silalahi

MEDAN (Waspada): Musyawarah Olahraga Provinsi (Musorprov) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumatera Utara akan menerapkan protokol kesehatan secara ketat di Hotel Grand Mutiara, Berastagi, Karo, 27–29 Januari mendatang.

Demikian ditegaskan Ketua Tim Penyaringan dan Penjaringan (TPP) Balon Ketum KONI Sumut, Drs Chairul Azmi MPd didampingi seluruh anggota TPP pada temu pers di Lantai II KONI Sumut, Kamis (21/1).

“Kami menyadari sepenuhnya soal kondisi saat ini, makanya kami akan menerapkan prokes secara ketat. Berbagai langkah sudah kami lakukan untuk terkait upaya tersebut,” ucap Chairul.

“KONI Sumut sudah berkordinasi dengan Satgas Covid-19 Kabupaten Karo dan Polres Karo untuk pelaksanaan prokes pada kegiatan itu nantinya,” tambah Sekretaris Umum KONI Sumut sekaligus Sekretaris Panitia Musorprov tersebut.

Chairul mengatakan, salah satu aturan yang diterapkan adalah soal alokasi jumlah peserta dengan kapasitas ruangan dan distribusi kamar.

“Hall yang dipakai di Hotel Grand Mutiara nantinya berkapasitas 500 orang. Sementara peserta Musorprov berjumlah sekira 160 orang yang berasal dari 32 KONI kabupaten/kota dan Pengprov Cabang Olahraga,” tuturnya.

“Jadi kami batasi yang bisa masuk ruangan itu maksimal berjumlah 200 orang saja beserta para panitia. Jadi Peninjau pun tidak boleh masuk ke dalam ruangan,” papar mantan Purek II Unimed itu.

Chairul Azmi dalam temu pers tersebut didampingi Wakil Ketua TPP Drs Eddy Sibarani (perwakilan KONI Kabupaten/Kota), Sekretaris Mesnan MKes dan wakil Sekretaris Dr M.Rivai MPd (Pengprov Taekwondo/TI). Juga anggota tim Kisharianto Pasaribu (KONI Sumut), SR Hamonangan Panggabean S.Sos (Siwo PWI Sumut) dan Edi Ruspandi (Pengprov PBSI Sumut).

Ditambahkannya, setiap peserta juga wajib membawa hasil rapid test agar dapat mengikuti Musorprov. “Kalau sudah menunjukkan bukti rapid test baru bisa melakukan registrasi dan check-in,” tegasnya lagi.

Musorprov sendiri punya agenda untuk merancang program KONI Sumut empat tahun ke depan serta laporan pertanggungjawaban periode 2016-2020. Selain itu pemilihan Ketua Umum KONI Sumut masa bakti 2021-2025.

Menurut Mesnan, hanya John Ismadi Lubis yang mengambil dan mengembalikan formulir pencalonan sesuai tenggat waktu yang telah ditetapkan TPP.

“Kami juga sudah melakukan verifikasi berkas pencalonan John Lubis, semua persyaratannya sudah lengkap dan terpenuhi. Jadi beliau berhak dan sah sebagai Calon Ketua Umum KONI Sumut 2021-2025 ,” tegas Mesnan.

Wakil Ketua TPP Eddy Sibarani menambahkan, tim sudah bekerja sesuai hasil Rapat Anggota KONI Sumut pada bulan November 2020, termasuk mengenai penetapan syarat-syarat pencalonan.

“Asumsinya bisa tiga calon. Namun nuansa dan semangat olahraga sekarang sepertinya sudah berubah dengan lebih mengedepankan kebersamaan, sehingga hanya satu calon saja yang muncul,” kata Ketua KONI Medan itu.

“Istilah pengabdian dan pengalaman diperlukan bagi calon, John Ismadi Lubis sangat pantas untuk itu. Terutama mengingat Sumut dan Aceh akan menjadi tuan rumah bersama PON 2024 nantinya,” tambah Eddy.

Sistem Penyaringan dan Penjaringan Calon Ketua Umum, jelasnya, pun mulai diterapkan KONI Kabupaten/Kota dan Pengprov Cabang Olahraga. “Sehingga belakangan memang satu calon yang muncul sudah sering terjadi dalam pemilihan ketua kepengurusan olahraga,” pungkasnya. (m08)

 

 

 

 

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2