Waspada
Waspada » Praveen/Melati Persiapan Dari Nol Lagi
Olahraga

Praveen/Melati Persiapan Dari Nol Lagi

JAKARTA (Waspada): PB PBSI mempunyai pekerjaan rumah tambahan untuk membangun kembali persiapan pasangan ganda campuran Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti (foto) dari nol menghadapi Olimpiade Tokyo 2020 pada tahun depan.

Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PB PBSI, Susi Susanti mengatakan banyaknya penundaan turnamen kemungkinan akan membuat semangat pebulutangkis mengendur.

Hal itu cukup disayangkan, mengingat Praveen/Melati sebelumnya sempat berada di performa bagus dengan menjuarai All England 2020 pada Maret lalu.

“Misalnya kayak Praveen/Melati, kemarin setelah menang All England, kalau Olimpiade digelar tahun ini kesempatan sangat besar. Tapi karena turnamen mundur, mereka harus mengulang lagi dong persiapannya dari bawah,” ujar Susi, Minggu (3/5).

Maka dari itu, PBSI punya PR baru untuk mempersiapkan program tambahan bagi Praveen/Melati cs demi mengembalikan performa, semangat, dan kepercayaan diri mereka saat menghadapi turnamen berikutnya hingga Olimpiade nanti.

Jika menilik dari perhitungan awal, Susi menyebut perencanaan tim pembinaan dan prestasi (binpres) serta pelatih, seharusnya para atlet tengah berada di performa puncaknya pada Agustus nanti, tepat saat Olimpiade berlangsung.

Namun akibat ditundanya Olimpiade serta seluruh turnamen bulutangkis lainnya, bukan tidak mungkin para atlet harus bertarung dengan mental dan suasana hati mereka yang menurun. Bahkan, bisa saja juga kehilangan gairah bertanding.

“Nah ini yang jadi PR, bagaimana menjaga semangat, mood, bukan cuma performa, tapi juga konsistensi dan kepercayaan dirinya mereka. Serta semangat mereka bahwa di Olimpiade nanti harus di peak performa mereka yang teratas. Itu yang harus dibangun dari awal lagi,” kata Susi menjelaskan.

Tak hanya itu, dengan adanya jeda kompetisi saat ini juga dinilai Susi sangat berpengaruh signifikan bukan hanya terhadap mental para atlet, tapi juga peta kekuatan yang bisa saja berubah di tahun depan.

Pandemi Covid-19 yang melanda hampir seluruh negara di dunia telah membuat seluruh kejuaraan bulu tangkis mengalami penundaan maupun pembatalan.

Hingga saat ini, Federasi Bulutangkis Internasional (BWF) belum memberikan kepastian soal kelanjutan turnamen yang ditunda. Kecuali Thomas & Uber Cup yang sudah dipastikan bakal digelar pada 3-11 Oktober di Arrhus, Denmark. (m18/ant)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2