Pra Pora Wushu Aceh Digelar 13-17 Desember

  • Bagikan
ATLET wushu saat berlatih di Banda Aceh jelang Pra Pora. Waspada/ist

BANDA ACEH (Waspada): Atlet wushu dari 14 kabupaten/kota akan mengikuti Prakualifikasi Pekan Olahraga Aceh (Pra Pora). Kegiatan tersebut akan dilaksanakan di Gor KONI Aceh, 13-17 Desember 2021.

Sekretaris Wushu Indonesia (WI) Aceh, Zahirsyah Oemardi, mengatakan pada pelaksanaan Pora Pidie 2022, cabor wushu ikut dipertandingkan karena telah lolos verifikasi dan memenuhi syarat.

“Sebelum dipertandingkan di Pora, KONI Aceh memberi syarat setiap cabor yang jumlah nomor dan atletnya banyak, maka terlebih dahulu harus dilaksanakan Pra Pora,” kata dia kepada media, Selasa (7/12).

Kata dia, atlet yang akan bertanding sesuai nomor dan kategori yang akan diperlombakan. Ada dua kategori yang akan dipertandingkan, yakni sanda dan taulu.

Untuk sanda dipertandningkan 11 nomor untuk putra dan putri, sedangkan taulo dipertandingkan enam nomor.

Zahirsyah menambahkan, Pidie sebagai tuan rumah tidak ambil bagian pada Prakualifikasi Pra Pora. “Tuan rumah dapat mengikuti semua nomor yang dipertandingkan atau mendapatkan wild card,” terang Zahirsyah.

Ketua Panitia Pra Pora Cabor Wushu Aceh, Muhammad Ansar, mengatakan sudah ada sekira 80 atlet mendaftar ke panitia. “Setiap nomor yang dipertandingkan di Pora Pidie diikuti delapan atlet, sebanyak tujuh atlet dari hasil Pra Pora dan satu atlet dari tuan rumah,” ucap dia.

Adapun untuk kelas sanda yang dipertandingan pada pelaksanaan Pra Pora adalah kelas putra: 48 kg, 52 kg, 56 kg, 60 kg, kelas 65 kg, kelas 70 kg, 75 kg. Untuk putri dipertandingkan kelas 48 kg, kelas 52 kg, 56 kg, 60 kg.

Sedangkan kelas taolu yang akan dipertandingankan pada pelaksanaan Pra Pora tahun 2021 adalah Tangan Kosong Utara, Tanga Kosong Selatan, Golok Utara dan Golok Selatan.

Lebih lanjut Ansar mengatakan, tujuan pelaksanaan Pra Pora 2021 adalah untuk menyeleksi dan mempersiapakan atlet-atlet berprestasi yang akan bertanding di Pora Pidie tahun 2022 sesuai dengan kelas/nomor yang dipertandingkan.

“Panitia akan melakukan timbang badan bagi semua atlet yang sebelum bertanding di kelas Sanda dan Taolu,” tambah Viktor Wiranata selaku Technical Delegate Wushu Aceh yang ikut didampingi Sekretaris Panitia, Bahagia Ishak. (b04/C)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *