Waspada
Waspada » Pesepakbola Tahap Pertama Vaksinasi Atlet
Olahraga

Pesepakbola Tahap Pertama Vaksinasi Atlet

JAKARTA (Waspada): Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali mengatakan atlet sepakbola menjadi salah satu penerima pertama vaksin Covid-19 untuk olahragawan, pelatih dan ofisial.

“Terdekat yang akan divaksin yaitu atlet yang akan segera melakukan kegiatan seperti dari PSSI, Perbasi dan PBSI,” kata Zainudin di Jakarta, Jumat (19/2).

Atlet-atlet itu masuk kelompok 5.000 atlet, pelatih dan tenaga pendamping yang akan mendapatkan vaksin Covid-19 olahragawan tahap pertama. Mereka dipilih karena akan mengikuti berbagai kompetisi baik nasional maupun internasional dalam waktu dekat.

Pada Februari 2021, sepakbola tengah mengikuti pemusatan latihan (TC) Timnas U-22 di Jakarta dan akan bertolak ke luar negeri untuk melanjutkan persiapan. Selain itu, mulai 20 Maret 2021 bakal ada turnamen pramusim, sedangkan Juni 2021 berlangsung Liga 1 dan Liga 2 2021.

Untuk bola basket, timnas bola basket juga bersiap menuju Kualifikasi Piala Asia FIBA 2021, sedagkan Liga Bola Basket musim ini dicanangkan mulai bergulir Maret 2021.

Untuk bulutangkis, atlet-atlet Indonesia juga bertarung pada beberapa turnamen luar negeri yang salah satu tujuannya menembus Olimpiade Tokyo 2020.

Zainudin menambahkan, setelah 5.000 atlet, pelatih dan tenaga pendukung, baru menyusul vaksinasi tahap kedua untuk 7.000 olahragawan, pelatih dan ofisial berikutnya. Para atlet itu adalah mereka yang akan terlibat dalam PON dan SEA Games 2021.

Sebelumnya, Menpora juga menyebut prosedur operasi standar (SOP) kompetisi sepakbola pada masa pandemi menjadi patokan untuk turnamen-turnamen olahraga lainnya.

“SOP yang dibuat oleh PSSI dan LIB akan menjadi benchmark, standar bagi semua cabang olahraga yang harus mendapatkan izin dari Polri untuk menggelar kompetisi,” katanya.

Zainudin menjanjikan bantuan kepada cabang olahraga yang ingin menggelar kompetisi.

Namun, setelah izin keramaian untuk turnamen pramusim sepakbola Piala Menpora 2021 dikeluarkan oleh Polri kemarin, baru bola basket yang mengajukan permohonan izin turnamen.

Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) dan Liga Bola Basket Indonesia (IBL) sudah memasukan syarat melangsungkan IBL 2021. “Kami akan mengadakan rapat koordinasi Selasa siang (23/2) untuk membahas bola basket,” kata Zainudin.

Menurut dia, dibandingkan sepakbola, teknis pelaksanaan IBL sedikit lebih mudah karena menggunakan sistem gelembung. Sistem gelembung membuat semua pemain, pelatih, ofisial dan wasit terlindungi karena menetap di satu tempat dan pertandingan di dalam ruangan.

“Kami berharap tidak ada masalah untuk perizinan IBL. Untuk cabang olahraga lain, kami masih menunggu permohonan. Tidak mungkin kami mengejar-ngejar,” kata Zainudin.

Piala Menpora 2021 akan diikuti 18 klub Liga 1 dan dua tim Liga 2 dan dilangsungkan di empat kota yang belum ditetapkan, dengan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 ketat.

Dalam menyusun protokol ini, PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) mengacu protokol yang dikeluarkan FIFA dan AFC, serta disusun pula berdasarkan aturan yang dibuat Satgas Penanganan Covid-19 dan Kementerian Kesehatan. (m18/ant)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2