Persiraja vs PSMS Keras, Dua Pemain Diganjar Kartu Merah

  • Bagikan

BANDA ACEH (Waspada): Duel persahabatan antara Persiraja Banda Aceh vs PSMS Medan di Stadion Harapan Bangsa, Lhong Raya, Banda Aceh, Minggu (27/6) sore, masih meninggalkan banyak cerita.

Penonton yang kecewa dan laga keras hingga berujung dua kartu merah. Seperdi diberitakan sebelumnya, pertandingan persahabatan itu cuma bisa berlangsung satu babak. 45 menit kedua urung digelar karena menumpuknya penonton di tribun utama atau tribun VVIP.
Sebelum duel klasik ini dihentikan, pertarung kedua tim sudah sengit sejak menit-menit awal. Kedua kubu saling berbalas serangan. PSMS beberapa kali merepotkan jantung pertahanan Persiraja lewat Rahmad Hidayat dan Ilham Fathoni.
Sedangkan tuan rumah Persiraja juga tampak beberapa kali melakukan serangan dari beragam kini. Tapi, peluang matang yang dimiliki gagal dikonversi menjadi gol. Baik lewat Redi Rusmawan, Paulo Henrique dan Shori Murata.
Kegagalan mencetak gol sepertinya membuat kedua kubu bak dirundung frustasi. Ini terlihat dari permainan yang memang keras dan sedikit kasar. Buktinya, wasit Liga 1 asal Sabang, Abdullah mengibas dua kartu merah untuk masing-masing tim.
Defri Riski dari Persiraja dan Rachmad Hidayat dari PSMS yang mendapat kartu merah setelah keduanya terlibat baku hantam. Insiden ini bermula saat Defri Riski berusaha berebut bola dengan Rachmad Hidayat. Kemudian keduanya terlihat terjatuh.
Tak jelas penyebabnya. Tapi, sejurus kemudian, keduanya terlibat keributan. Para pemain kedua tim dan wasit juga tampak berusaha melerai pertikaian Defri Riski dan Rachmad Hidayat. Sikap tegas ditunjukkan wasit dengan memberikan mereka kartu merah.
Sebelum insiden ini, bek asing Persiraja Leonardo Lelis juga mendapat kartu kuning dari wasit. Karena siku pemain asal Brazil ini menghantam salah satu pemain Ayam Kinantan saat perebutan bola.
Satu menit jelang babak pertama berakhir, insiden kembali terjadi di mana pemain PSMS, Ilham Fatoni mendapat benturan dengan pemain tuan rumah, Redi Rusmawan. Akibat benturan ini membuat Ilham harus mendapat perawatan serius. Bahkan, dia langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat.
Beberapa jam kemudian, PSMS Medan melalui akun intagramnya mengumumkan bahwa kondisi Ilham dalam keadaan baik-baik saja. Hasil rontgen memperlihatkan tidak adanya patah tulang.
“Kondisi Ilham sudah membaik pasca benturan di akhir babak pertama sore tadi. Hasil rontgen memperlihatkan tidak adanya patah tulang, hanya sedikit shock akibat trauma,” cuit @official_psmsmedan.
Redi Rusmawan dan Mukhlis Nakata yang ditemani pembantu umum klub juga sudah menjenguk Ilham di rumah sakit sebelum dia bergabung kembali dengan rekan-rekannya.
Sementara setelah laga itu, para penonton melemparkan rasa kecewanya ke manajemen Persiraja. Terutama penonton yang sudah sengaja membeli tiket streaming. Tetapi di lapangan malah banyak penonton yang hadir. “Kami seperti dikhianati,” tulis seorang fans di akun Instagram.
Akibat kasus tersebut, Persiraja makah dibully olah banyak akun Instagram nasional yang konsen membahas soal sepakbola dan kompetisi di Indonesia. (b04/C)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *