Persiraja Kalah Kelas Dari Persib

  • Bagikan
Waspada/ist

BANDA ACEH (Waspada): Pelatih sementara Persiraja Banda Aceh, Akhyar Ilyas, mengakui timnya kalah kelas saat dilantak Persib Bandung dengan skor 0-4. Kekalahan ini semakin menenggelamkan tim Liga 1 asal Pulau Sumatera tersebut.

Persib mempecundangi Laskar Rencong dengan skor telak 4-0 pada laga di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Rabu (24/11). Empat gol Persib diciptakan Marc Klok (20′), Geoffrey Castillion (29′), dan Wander Luiz (34′, pen 53′).

Akhyar Ilyas pun mengakui keunggulan Maung Bandung yang tampil lebih dominan. Diakuinya, empat gol tanpa balas menjadi acuan bagaimana pertandingan ini berjalan. Baik itu dari jumlah peluang dan juga penguasaan bola, Ramadhan memang kalah segalanya.

Dalam sesi jumpa pers, Akhyar tanpa ragu mengucapkan selamat kepada Persib, karena bermain lebih baik. “Persib unggul segalanya dari pemain kami di laga ini. Sebenarnya di awal sudah sempat bekerja keras dan cukup baik, tetapi lagi-lagi sedikit kesalahan bisa dimanfaatkan dengan baik,” ujarnya.

Di babak pertama, tiga gol sudah bersarang ke gawang Persiraja ayang dikawal Aji Bayu itu. Akhyar mencoba memperbaiki keadaan. Lalu, ia memasukkan Hamdan Zamzani pada awal babak kedua guna mengubah gaya bermain dengan mendorong Shori Murata dan Vanja Markovic lebih menyerang.

Namun rencana tersebut gagal karena Persib berhasil menambah keunggulan. Zamzani juga malah menerima kartu merah dari wasit karena dua kali melakukan pelanggaran keras. Bermain dengan sepuluh pemain makin membuat timnya kesulitan.

Akhyar Ilyas mengaku minus satu pemain pasti berpengaruh pada skema permainan. “Karena tadinya kami berharap dia bermain di situ jadi holding midfielder, kita mendorong Shori dan Vanja bermain lebih ke depan. Yang kami harap nalurinya sebagai pemain bertahan bisa menahan serangan Persib dan dia bisa menyuplai bola ke depan, tapi hanya bermain sekitar 15 menit, dia harus keluar lebih cepat,” sesal Akhyar.

Kendala lain tim yang baru promosi ke Liga 1 itu adalah tak bisa diperkuat Paulo Henrique yang merupakan striker utama. Pria asal Brazil itu absen di laga ini karena cedera.

Dia pun mengaku, tanpa diperkuat Paulo, membuat permainan menjadi lebih sulit karena penyerang muda yang diturunkan tidak cukup mumpuni. “Sedikit tidaknya iya, karena selama ini kita merotasi pemain muda seperti yang tampil di hari ini,” akunya seraya menyebutkan, dirinya tak mengharapkan kalah dengan skor besar. (b04/C)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *