Waspada
Waspada » Persiraja Butuh Rp35 Miliar Tatap Liga 1
Olahraga

Persiraja Butuh Rp35 Miliar Tatap Liga 1

PRESIDEN Persiraja, Nazaruddin alias Dek Gam (kanan) dan Sekretaris Persiraja Rahmat Jailani (kiri) berbincang santai dengan Waspada di Banda Aceh. Waspada/ist

BANDA ACEH (Waspada): Menatap kompetisi Liga 1 yang akan mulai bergulir pada medio Maret 2020, manajemen Persiraja membutuhkan anggaran besar untuk bisa menjuarai kompetisi papan atas itu.

Presiden Persiraja, Nazaruddin alias Dek Gam, mengatakan Laskar Rencong diperkirakan harus menggelontorkan dana mencapai Rp35 miliar. Anggaran sebesar itu untuk membeli empat pemain asing dan lokal sebesar Rp12 miliar.

Lalu pembayaran tiket pesawat laga tandang untuk 30 orang mencapai Rp3,2 miliar, hotel Rp816 juta selama satu musim. Selain itu, untuk katering dibutuhkan biaya sekira Rp1,1 miliar dan ditambah untuk bonus pemain.

Tokoh muda olahraga yang kini duduk di kursi DPR RI Komisi III tersebut lebih lanjut mengatakan pada Liga 1, Persiraja mengenakan jersey baru merk XX Munich Spanyol dengan harga mencapai Rp780 juta.

“Anggaran lain yang dibutuhkan pemain dan pelatih Liga 1 menyediakan fasilitas rumah dan mobil. Sedangkan sumber pemasukan yang akan digali manajemen Persiraja antara lain penjualan tiket, sponsorship dan bantuan PSSI. Namun dari tiga item tersebut masih banyak kekurangan,” beber Dek Gam kepada Waspada, Selasa (14/1).

Dijelaskan, penjualan tiket per musim termasuk penjualan tiket VIP diperkirakan sekira Rp1,5 miliar, bantuan PSSI Rp5 miliar dan sponsor Rp3 miliar. Namun, sebut Dek Gam, menjelang Liga 1 bergulir, belum jelas siapa saja yang bersedia menjadi sponsor.

Diakuinya ada pihak swasta yang bergerak di bidang pertambangan bersedia menjadi sponsor, tapi harus menyertakan syarat rekomendasi yang menjadi kendala pihak penyelenggara. Tapi Dek Gam tidak menjelaskan surat rekomomendasi dimaksud.

“Ya, kita berdoa agar banyak stakeholder dan sponsorship ikut mensuport Persiraja di kompetisi Liga 1. Persiraja masuk Liga 1 adalah sejarah dan menjadi kebanggaan seluruh rakyat Aceh. Makanya, saya yakin banyak pihak yang akan mendukung,” ucapnya.

Pemain Asing

Bukti keseriusan Persiraja menatap Liga 1 dapat dilihat dengan menghadirkan sejumlah pemain asing yang cukup menguras kas keuangan Persiraja. Dek Gam memaparkan anggaran transfer pemain ke Persiraja. Harga paling tinggi pemain asing dibandrol Rp4,2 miliar dan pemain Nasional Rp1,9 miliar.

Empat pemain asing, tiga di antaranya adalah Vanderlei Francisco warga negara Brazil. Saat memperkuat Semen Padang, posisinya sebagai penyerang. Lalu, Adam Mitter, asal Inggris yang mengisi posisi belakang. Berikutnya Bruno Dybal, gelandang asal Brazil.

“Dengan kehadiran legiun asing ini akan menjanjikan prestasi bagi Persiraja. Penonton juga akan tertarik datang ke Stadion Harapan Bangsa,” ucap Dek Gam. (b01/C)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2