Persiraja Bergerak Buru Pemain Baru

  • Bagikan
BEK Persiraja, Leo Lelis, berusaha menghadang bomber Bali United, Spaso dalam laga lanjutan Liga 1 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Yogyakarta, Selasa malam. LIB

BANDA ACEH (Waspada): Pelatih Caretaker Persiraja Banda Aceh, Akhyar Ilyas, menelan kecewa berat usai timnya dibabat Bali United. Kekalahan telak 0-5 membuat Persiraja semakin sulit mendaki dari jurang degradasi.

Klub promosi ini kalah telak pada laga pekan ke-14 Liga 1 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Yogyakarta, Selasa malam. Lima gol Bali United dicetak oleh Melvin Platje, Haudi Abdillah, dan Ricky Fajin masing-masing satu gol serta Ilija Spasojevic sebanyak dua gol.

Hasil itu jelas sangat mengecewakan kubu Persiraja, apalagi pada laga melawan tim racikan Stefano Cugurra, Akhyar tidak bebas merotasi pemain. Ia pun sadar sedang kekurangan pemain. Timnya menjadi sorotan karena hanya menyiapkan 16 pemain menghadapi Bali United.

“Kami sudah mempersiapkannya di latihan, tapi tidak sesuai dengan rencana. Kami tahu kekurangan pemain dan kesulitan untuk merotasi pemain. Hasil yang kami dapat hari ini sudah pasti mengecewakan,” tutur Akhyar dalam sesi jumpa pers vertual.

Pada kesempatan itu, Akhyar menyebutkan manajemen Persiraja sedang bergerak melakukan perombakan tim besar-besaran. Direncanakan pada putaran kedua, mereka akan menyuntik tenaga baru. Bursa transfer Liga 1 akan dibuka 15 Desember 2021-12 Januari 2022.

“Manajemen sudah bergerak melakukan perombakan tim di putaran kedua, pastinya sejak sekarang sudah bergerak. Untuk saat ini kami tetap menjalankan apa yang ada. Karena memang belum bisa mendaftarkan pemain, sekarang manajemen akan melirik pemain,” ujar Akhyar Ilyas.

Sebelumnya, klub milik Pemko Banda Aceh itu sudah mendatangkan pemain dari tim Pekan Olahraga Nasional (PON) Aceh. Mereka adalah Alvin Halim, Yasvani, Ridha Umami, Rizky Yusuf, Akhirul Wadhan dan Khairil Anwar. “Pemain dari tim PON Aceh sudah bergabung, tetapi belum bisa tampil karena bursa transfer belum dibuka,” tukasnya.

Ia berharap di putaran kedua pihaknya bisa berbenah dari semua sisi. “Mulai dari pemain hingga kedatangan head coach baru bisa membawa dampak positif tim,” kata Akhyar Ilyas.

Memang, selepas memecat Hendri Susilo, Persiraja belum juga mengumumkan pelatih baru. Sementara pelatih karateker hanya bisa mendampingin tim selama 30 hari setelah menajeman tim melapor ke operator kompetisi.

Saat ini, Persiraja terpuruk di klasemen dengan menempati peringkat 18. Dari 13 laga, Defri Rizki dkk hanya mengumpulkan lima poin hasil satu kali menang dua kali imbang. (b04/C)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *