Waspada
Waspada » Perkembangan Timnas U-19 Terhambat
Olahraga

Perkembangan Timnas U-19 Terhambat

PERKEMBANGAN Timnas U-19 Indonesia terhambat tanpa pertandingan ujicoba selama menjalani pemusatan latihan (TC) di Spanyol. Antara

JAKARTA (Waspada): Pelatih Timnas U-19 Indonesia, Shin Tae-yong, menyebut perkembangan anak-anak asuhnya terhambat tanpa pertandingan ujicoba selama menjalani pemusatan latihan (TC) di Spanyol.

“Tentu bila ada ujicoba pemain akan semakin berkembang. Sayangnya kami tidak mendapatkan izin untuk mengikuti laga ujicoba di Spanyol karena Covid-19 yang masih tinggi,” ujar Shin dikutip dari laman resmi PSSI, Rabu (13/1).

Walau begitu, juru taktik asal Korea Selatan itu tetap memuji para pemainnya yang menunjukkan performa terbaik saat TC di Spanyol pada 26 Desember 2020-12 Januari 2021.

Shin pun meminta para pemainnya terus bersemangat dan bekerja keras dalam setiap kesempatan. Pesan itu disampaikannya terutama karena pemain-pemain Timnas U-19 dipastikan tak tampil di Piala Dunia U-20 tahun 2021.

Turnamen tersebut ditunda oleh FIFA dan akan digelar kembali tahun 2023. Artinya, usia mereka sudah terlalu tua untuk bertanding di sana. “Karier mereka masih panjang dan akan menjadi generasi penerus Timnas U-23 dan Senior,” tutur Shin.

Timnas U-19 sejatinya diproyeksikan tampil di satu turnamen tersisa tahun 2021 setelah Piala Dunia U-20 2021 batal, yaitu Piala Asia U-19.

Akan tetapi, keberadaan turnamen yang menjadi kualifikasi menuju Piala Dunia U-20 itu juga masih tanda tanya di tengah pandemi Covid-19 di kawasan Asia.

 

Stop Pembiayaan

Terpisah, Menteri Pemuda dan Olahraga, Zainudin Amali, menegaskan bahwa Kemenpora telah menyetop pembiayaan seluruh kegiatan Timnas Indonesia U-19 yang menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Menurut Zainudin, tepat setelah FIFA mengumumkan pembatalan penyelenggaraan Piala Dunia U-20 2021 di Indonesia pada 24 Desember 2020, seluruh kegiatan Timnas U-19, termasuk pemusatan latihan (TC) di Spanyol menjadi tanggung jawab PSSI.

“Terkait anggaran, saya tegaskan kembali, untuk Timnas U-19 yang tadinya dipersiapkan untuk Piala Dunia U-20 2021 itu masih kami berikan dari APBN,” kata Zainudin Amali dalam jumpa pers yang diikuti secara virtual di Jakarta, Rabu (13/1).

“Tapi begitu ada pengumuman FIFA langsung kami tutup. Kemudian kami buat verifikasi tentang LPJ (laporan pertanggungjawaban). Soal ada pembiayaan kegiatan di luar itu jadi tanggung jawab federasi,” ujarnya menambahkan.

Zainudin melanjutkan bahwa sejak pemberitahuan pembatalan dari FIFA diumumkan, PSSI pun telah setuju terkait pemberhentian anggaran dari APBN itu.

Meski demikian, Kemenpora siap memfasilitasi anggaran Pelatnas selanjutnya, termasuk rencana PSSI soal TC jangka panjang Timnas U-19 untuk Piala Dunia U-20.

Namun PSSI harus mengirim proposal baru yang komprehensif terkait rencana dan pola Pelatnas, target, serta komposisi timnas yang dipersiapkan untuk Piala Dunia U-20 2023.

Kemenpora nantinya akan meninjau perencanaan PSSI terkait rencana TC jangka panjang itu seperti biasa sebagaimana yang selama ini dilakukan dalam proses review proposal permohonan fasilitasi pelatnas dari pengurus induk cabang olahraga. (m18/ant)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2