Peraih 2 Emas PON Kritis Laka Lantas - Waspada

Peraih 2 Emas PON Kritis Laka Lantas

  • Bagikan
TARSO (kiri) bersama Efendy Eria (kanan) sebelum mengalami kecelakaan lalu lintas yang membuatnya mengalami kritis. Dok.Waspada

BANDA ACEH (Waspada): Kabar duka menimpa keluarga besar PABBSI dan KONI Aceh. Penyumbang 2 medali emas di PON berbeda untuk Aceh, yakni Tarso, 48, kondisinya kritis di RSU Zainal Abidin.

Tarso mengalami kritis akibat kecelakaan lalu lintas (Laka Lantas) saat hendak menuju Kantor Dispora Aceh, Rabu (1/7). Informasi Waspada terima dari kerabat dan pengurus PABBSI Aceh, Tarso yang kini asisten pelatih atlet angkat besi Pelatda KONI Aceh, Rabu pagi mengendarai sepeda motor melaju kencang dari arah Krueng Raya-Banda Aceh.

Setahu bagaimana, di simpang lampu merah depan Masjid Oman Lampriet, Tarso mengalami tabrakan keras dengan sepeda motor dari arah Dispora menuju Stadion H  Dimurtahala Banda Aceh.

Kedua kenderaan bermotor dilaporkan rusak berat dan kedua pengendara kondisinya kritis. Oleh warga sekitar keduanya dibawa ke RSUZA yang hanya terpaut sekira 200 meter dari lokasi kejadian kecelakaan.

Tarso, kata Ketum PABBSI Aceh, T Rayuan Sukma, hingga Rabu sore belum sadarkan diri. “Sekarang sudah diruang operasi,” jelas Rayuan kepada Waspada, Rabu (1/7) sore.

Keterangan dari group WA KONI Aceh, mendapat penjelasan dari dr spesialis syaraf dr Bustami dan dr Syahrul, disebutkan ada pembekuan darah di bagian kepala Tarso dan bila tidak segera dioperasi kemungkinan korban bisa mengalami amnesia.

“Kita berharap tim dokter akan mengerahkan kemampuan maksimal agar Tarso bisa kembali pulih seperti sedia kala,” harap mantan Kedispora Aceh ini dengan nada sedih.

Prihatin

Di tengah musibah laka lantas yang dialami Tarso tersebut, banyak pihak prihatin termasuk Ketua Harian KONI Aceh, Kamaruddin Abubakar alias Abu Razak yang minta agar Tarso ditangani secara serius dan mendapat fasilitas asuransi karena dia salah seorang pelatih Pelatda KONI Aceh yang mempersiapkan atlet tampil di PON Papua 2021.

“Alhamdulillah atas nama Pengprov PABBSI Aceh saya mengucapkan terima kasih atas kepedulian yang luar biasa dari seluruh teman-teman pengurus KONI Aceh, terutama Abu Razak,” tulis Rayuan di status WA.

Terpisah, Efendy Eria selaku pelatih angkat besi PABBSI Aceh yang merupakan kolega Tarso terlihat sangat sibuk mengurus perawatan Tarso di RSUZA. “Saya sekarang sedang di rumah sakit ini bang, semoga Tarso bisa segera ditengani tim dokter,” ujar Efendy Eria yang juga teman Tarso di Kantor Dinas Pemuda dan Olahraga Aceh.

Kata dia, Tarso pernah mempersembahkan medali emas angkat besi sebanyak dua kali pada PON 2004 di Sumsel dan 2008 di Kaltim pada kelas 105 Kg.

Angkatan Tarso, kata Efendy Eria, sampai sekarang belum terpecahkan Rekornas atas nama Tarso. Sayang karena sibuk di RS, Efendy Eria lupa skor angkatan Tarso kala itu. (b01/C)

  • Bagikan