Waspada
Waspada » Pep Klaim City Pantas Kuat
Headlines Olahraga

Pep Klaim City Pantas Kuat

Daily Mail

LONDON (Waspada): Manajer Pep Guardiola (foto) mengklaim, Manchester City tak membutuhkan izin dari siapapun untuk menjadi klub kuat sekaligus top di Inggris maupun di Eropa melalui Liga Champions.

“Kami pantas menjadi klub kuat. Di belakang tim ini ada orang-orang hebat yang bekerja keras untuk membuat tim ini menjadi lebih baik dan para suporter bangga,” klaim Pep.

“Kami tidak perlu meminta izin untuk berada di sini. Kami memang pantas berada di sini,” tegas pelatih asal Spanyol berusia 4 tahun itu, seperti dikutip dari laman Citizens, Rabu (15/7).

Pep menyatakan demikian menyusul adanya kritik dari beberapa rival terhadap keputusan Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS) yang mengabulkan banding The City dan membatalkan sanksi larangan tampil di Eropa. Hukuman itu sebelumnya dijatuhkan UEFA (Konfederasi Sepakbola Eropa) karena pelanggaran aturan kepatutan finansial (FFP) yang dilakukan manajemen The Eastlands.

David Silva cs selama satu dekade terakhir telah menjelma jadi kekuatan baru di Liga Premier dengan menggoyahkan hegemoni Manchester United, Liverpool, Arsenal dan Chelsea.

“Saya tahu tim-tim elit seperti Liverpool, MU dan Arsenal tak nyaman melihat kami berada di titik ini. Tapi mereka harus memahami, kami pantas berada di sini,” sentil Pep.

Kami ingin bersaing dengan mereka dan meraih hal-hal yang mereka raih di masa lalu. Mereka harus memahami itu,” tambah mantan pelatih Bayern Munich dan Barcelona tersebut.

Dia pun menantang tim-tim elit untuk membuktikan diri di atas lapangan ketimbang bisik-bisik bergosip, karena tidak suka melihat Raheem Sterling cs terus semakin kuat.

“Jika tak setuju, mereka bisa menghubungi bos-bos tim ini. Jangan bisik-bisik di antara delapan klub saja. Datang dan buktikan di atas lapangan,” tantangnya.

“Tim ini melakukan kemajuan hebat dalam 10 tahun. Menginvestasi banyak uang, seperti tim lain dan melakukannya dengan cara yang tepat,” papar Pep.

Dia sekali lagi menegaskan bahwa keputusan CAS membuktikan bahwa Citizens tidak melanggar FFP dan itu sebaiknya diterima oleh semua pihak. “Kami tidak disanksi karena kami menaati FFP,” ucap Pep.

“Jika tidak, tentu kami sudah disanksi. Orang-orang harus paham bahwa kami ini bersaing di atas lapangan, levelnya sama dengan klub-klub elit Inggris dan Eropa,” katanya menambahkan.

Kritik Vonis CAS

Sebelumnya Jurgen Klopp (Liverpool), Jose Mourinho (Tottenham Hotspur) dan Javier Tebas (Presiden La Liga), mengkritik vonis CAS yang memutuskan City tidak melakukan pelanggaran atas FFP dalam laporan keuangannya pada 2012 s/d 2016.

Menurut Klopp, keputusan itu bukanlah hari yang baik sepakbola, sebab membuktikan bahwa kerangka FFP yang saat ini berlaku tidaklah cukup untuk memastikan keadilan finansial dunia sepakbola.

“Sejujurnya, saya pikir kemarin bukanlah hari baik bagi sepakbola. FFP merupakan ide bagus, aturan yang diberlakukan untuk melindungi tim dan kompetisi, agar tak seorang pun belanja habis-habisan,” kata pelatih The Reds asal Jerman itu.

“Juga memastikan bahwa uang yang mereka gelontorkan berasal dari sumber yang tepat. Saya harap FFP akan tetap ada untuk memberikan semacam batasan bahwa Anda boleh belanja, tetapi tidak berlebihan, itu bagus untuk sepakbola,” tegas Klopp.

Sedangkan Mourinho menyebut keputusan CAS itu sebagai sesuatu yang memalukan. Pasalnya, CAS tetap menjatuhkan denda terhadap City atas apa yang menurut mereka berdasar sikap non-kooperatif selama proses penyidikan.

“Dilihat dari sudut pandang mana pun ini keputusan memalukan. Sebab jika City tidak bersalah, mereka seharusnya tidak dijatuhi denda,” jelas manajer Spurs asal Portugal tersebut.

“Jika mereka bersalah, keputusan itu juga jelas memalukan, karena seharusnya mereka dilarang main di Eropa. Saya tidak tahu apakah City bersalah atau tidak, tapi ini keputusan memalukan,” sesal Mourinho.

Di Madrid, Presiden La Liga Javier Tebas juga mengaku kesal dengan keputusan CAS, sehingga City bisa bermain kembali di Liga Champions musim depan.

“Kami harus menilai kembali apakah CAS adalah badan yang tepat untuk mengajukan banding atas keputusan institusional dalam sepakbola. Swiss negara dengan sejarah arbitrase hebat, tapi CAS tidak memenuhi standar,” tegas Tebas.

“Bertahun-tahun lalu, kami menyerukan tindakan keras melawan Manchester City dan Paris Saint-Germain. Lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali,” pungkasnya. (m08/goal/rtr)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2