Waspada
Waspada » Pep Bahan Kampanye Laporta
Olahraga

Pep Bahan Kampanye Laporta

Marca

MADRID (Waspada): Mantan presiden Joan Laporta (foto kiri), menjadikan Pep Guardiola (foto kanan) sebagai bahan kampanyenya dalam pencalonan diri kembali untuk menjadi Presiden Barcelona tahun depan.

Laporta yang menjadi Presiden Barca 2003-2010, kepada stasiun televisi TV3 Katalonia mengungkapkan mimpinya kembali memimpin Barca dan ingin reuni dengan Pep yang kini melatih Manchester City.

“Saya akan sangat senang jika Guardiola kembali. Tetapi saat ini dia di City dan biarlah Pep yang harus memutuskan,” kata Laporta, sebagaimana diberitakan Daily Star, Selasa (12/5).

“Dia adalah benchmark untuk Barcelona. Banyak warga Catalan senang jika dia kembali melatih Barca,” katanya menambahkan.

Pep dipilih mengarsiteki Lionel Messi cs oleh Laporta pada 2008 ketimbang calon kuat Jose Mourinho. Ternyata itu menjadi salah satu momen paling penting dalam sejarah sepakbola modern Eropa.

Sebab mantan gelandang andalan Los Cules dan Timnas Spanyol itu sukses membuat permainan Andres Iniesta menjadi sangat dahsyat. Tiki taka El Barca pun menghasilkan dua trofi Liga Champions dan tiga trofi La Liga selama empat tahun dipimpin Pep yang promosi dari tim B Barcelona.

“Pada saat yang tepat, saya akan berbicara dengan Pep yang saya anggap harus melatih Barca dari 2021,” tekad Laporta.

Opsi Lain

Xavi Hernandez yang menjadi kapten El Catalan sewaktu diasuh Guardiola dan kini menjadi manajer Al-Sadd di Qatar, menjadi opsi lain bagi pengacara top di Spanyol tersebut.

Apalagi bersama Al Sadd, prestasi Xavi cukup impresif. Hanya dalam kurun satu tahun, mantan playmaker berumur 40 tahun itu memberkian dua trofi dari arena Piala Qatar 2019 dan Piala Super Qatar 2020.

Hanya saja Laporta meyakini, Xavi tak akan mudah mengemban tugas sebagai entrenador di Camp nou. Sebab ada sejumlah eks rekannya yang masih bercokol di skuad inti, di antaranya striker Messi, gelandang Sergio Busquets, bek Gerard Pique dan kiper Marc-Andre ter Stegen.

“Xavi sudah menjadi pelatih. Dia hidup di sepakbola dan harus memutuskan masa depannya sendiri,” papar Laporta.

“Pada 2021, ada sejumlah mantan rekan setim Xavi yang masih bercokol di Barcelona. Jelas kondisi itu bakal menyulitkan Xavi,” ujarnya lagi.

Selama tujuh tahun memimpin Barc, Laporta mampu menghadirkan 12 trofi bagi publik Estadio Camp Nou, termasuk treble winner pada 2008/2009. Pada pemilihan presiden 2021, dia akan bersaing dengan petahana Josep Maria Bartomeu. (m15/ds)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2