Waspada
Waspada » Penyebab Jota Jadi Pembeda
Olahraga

Penyebab Jota Jadi Pembeda

     This Is Anfield

LONDON (Waspada): Striker anyar Diogo Jota (foto tengah), kembali tampil cemerlang untuk menyokong kebangkitan Liverpool dengan mengatasi West Ham United 2-1 pada matchday 7 Liga Utama Inggris.

Dalam laga kandang di Stadion Anfield itu, Sabtu (Minggu WIB), Jota baru masuk lapangan menit 70 menggantikan Roberto Firmino. Penyerang Portugal berusia 23 tahun itu cuma butuh tujuh menit untuk memperlihatkan pengaruhnya terhadap jalannya laga dengan menyambar bola liar di dalam kotak penalti The Hammers.

Jota pun mengungkapkan apa yang menyebabkan dirinya bisa menjadi pembeda bagi Si Merah.

“tentu saja itu sangat berarti. Saya di bangku cadangan selalu melihat situasi laga dan memikirkan apa yang bisa saya lakukan untuk menjadi pembeda,” jelas Jota di situs The Reds, Minggu (1/11).

Mantan pemain Wolverhampton Wanderers dan FC Porto itu sejatinya dua kali mengoyak jala gawang Hammers. Hanya saja satu golnya dianulir wasit, setelah mendapat tinjauan dari VAR.

“Saya mencetak dua gol, tetapi hanya satu yang dihitung. Meski begitu akhirnya kami mendapat kemenangan, itu yang terpenting,” klaim Jota.

Untuk kesekian kalinya pula VAR menganulir gol Liverpool musim ini. Wasit Kevin Friend menilai Sadio Mane terlebih dulu melakukan pelanggaran terhadap kiper Lukasz Fabianski atau bek Angelo Ogbonna, sehingga menimbulkan situasi kemelut tersebut.

Namun The Anfield Gank yang tertinggal lebih dulu lewat gol Pablo Fornals menit 10, tetap tak patah semangat. Menit 85 Joga melakukan pergerakan cermat untuk menyelesaikan umpan terobosan dari Xherdan Shaqiri dan menuntaskan kesuksesan Liverpool membalikkan ketertinggalan jadi kemenangan 2-1.

Liverpool tampil begitu dominan menguasai lebih dari 72 persen pengendalian bola sepanjang laga. Namun sebuah sapuan buruk dari bek Joe Gomez berhasil dimanfaatkan Fornals untuk mencuri keunggulan bagi tim asuhan David Moyes.

Sejak itu pasukan Jurgen Klopp terus berusaha menembus pertahanan rapat West Ham yang bermain dengan skema 1-5-4-1. Baru menit 40 benteng Hammers melakukan kesalahan dengan menjatuhkan Mohamed Salah di dalam area terlarang.

Friend segera menunjuk titik putih dan Salah sukses melakoni tugasnya melesakkan bola ke tengah gawang kiper Lukasz Fabianski yang melompat ke sisi kiri.

The Reds mempertahankan dominasinya di babak kedua. Jota pun menyamai rekor gol Luis Garcia yang selalu mencetak gol di tiga laga kandang Liga Premier pertamanya bersama Liverpool.

“Diogo sedang dalam momen bagus, kami sangat senang bisa mendatangkannya. Saya pikir kami bisa membantunya dan dia bisa banyak membantu kami,” kata Klopp.

“Jelas kedua pemain itu (Jota dan Shaqiri) bermain bagus. Tidak sulit untuk memainkan Diogo dan Shaqiri pada saat ini, karena mereka berlatih dalam kondisi yang luar biasa,” puji pelatih asal Jerman itu lagi.

Sedangkan krisis bek tengah dengan cederanya Joel Matif, Virgil van Dijk dan Fabinho, ditutupi Klopp dengan memainkan Nathaniel Phillips sebagai tandem Joe Gomez. “Sungguh penampilan hebat dan dia pantas mendapat penghargaan pemain terbaik,” tegas Klopp.

“Saya senang bisa mendapat kesempatan hari ini dan yang terpenting tim meraih hasil bagus. Saya yakin bisa terus tampil di level ini dan tugas selanjutnya menjaga standard dan terus berkembang lebih baik lagi,” timpal Phillips.

Liverpool selanjutnya akan bertandang ke markas Manchester City pada laga pekan kedelapan, 8 November mendatang. Empat hari sebelum itu, Jordan Henderson cs akan menjajal tuan rumah Atalanta pada matchday3 Grup D Liga Champions . (m08/goal/rtr)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2