Waspada
Waspada » Pengakuan Pochettino Pengagum Pep
Olahraga

Pengakuan Pochettino Pengagum Pep

PARIS (Waspada): Pelatih Paris Saint-Germain Mauricio Pochettino (foto kiri), mengakui dirinya sebagai pengagum berat Josep ‘Pep’ Guardiola (foto kanan) yang mengarsiteki manajer Manchester City.

“Bagi saya, dia (Pep) yang terbaik. Saya mengagumi dia dan menganggapnya telah mengerjakan tugas yang fantastis,” puji Pochettino, seperti dilansir Reuters, Selasa (27/4)
“Dia pelatih luar biasa yang selalu memikirkan strategi dan rencana main berbeda-beda. Saya senang menghadapi dia dan tim-tim yang dia persiapkan,” klaim mantan manajer Tottenham Hotspur tersebut.
Pengakuan kekaguman itu justru dikumandangkan Pochettino jelang jajal kekuatan PSG kontra The City pada leg1 semifinal Liga Champions di Parc des Princes, Paris, Kamis (29/4) dinihari mulai pkl 0200 WIB.
Pochettino dan Pep pernah bersaing sewaktu sama-sama berposisi sebagai gelandang Barcelona dan Espanyol, sebelum keduanya kemudian berubah status menjadi pelatih kedua klub La Liga itu.
Mereka juga bersaing di Liga Premier selama lima tahun, saat Pochettino mengasuh Spurs. Pelatih asal Argentina itu membawa Spurs ke semifinal Liga Champions dua tahun lalu setelah menghempaskan City yang diasuh Guardiola di babak perempatfinal.
Meski pernah sukses membawa London Putih mendepak Manchester Biru, suksesor Thomas Tuchel di PSG itu tetap menilai Pep sebagai pelatih terbaik di dunia.
“Bukan hanya manajer terbaik, klubnya juga penting. Sebuah klub yang mempercayai Anda membangun tim dan menyediakan segala alat bagi Anda,” sanjung pria berusia 49 tahun itu.
“Kami tahu kami punya pengalaman, tapi kami mesti pergi selangkah demi selangkah. Kini kami harus mengalahkan Manchester City dan ini akan menjadi laga yang amat sangat berat,” tambah Pochettino.
Harapan Pochettino itu akan sangat bergantung pada kondisi mesin gol Kylian Mbappe yang mengalami cedera ringan ketika membawa PSG menggasak Metz 3-1 akhir pekan lalu pada journee 34 Ligue 1 Prancis. Juga kesiapan Neymar Junior, Angel Di Maria, Moise Kean dan Mauro Icardi.
Sebaliknya City relatif tanpa masalah kelengkapan pemain dalam lawatannya ke Paris. Citizens bahkan membawa bekal sangat positif pasca menjuarai Piala Liga Inggris dengan memukul Tottenham 1-0 pada laga final akhir pekan lalu di Wembley, London.
“Kami akui bahwa fokus terpecah ke laga Liga Champions. Tapi kami selalu menganggap serius setiap laga, jadi bukan mustahil bagi kami memenangi trofi Piala Liga Inggris empat musim beruntun,” papar Pep.
“Kini kami mesti istirahat dan bersiap menghadapi PSG di semifinal Liga Champions. Setelah itu kami hanya membutuhkan dua kemenangan lagi untuk memenangi titel terpenting (Liga Premier) musim ini,” tegasnya.
Pelatih asal Spanyol itu menyebut keberhasilan The Eastlands mencapai semifinal Liga Champions menjadi langkah lanjut dalam upaya terus membangun sejarah kuar di Eropa.
City lolos ke semifinal setelah mengalahkan Borussia Dortmund agregat 4-2, sedangkan PSG mendepak juara bertahan Bayern Munich.
“Rasanya luar biasa, ini kali kedua kami mencapai semifinal. Jadi memang klub kami tidak punya sejarah panjang, tapi kami akan terus berupaya membangunnya,” tekad mantan pelatih Barcelona dan Bayern tersebut. (m08/rtr/afp)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2