Peluang Trofi Pertama Mourinho

  • Bagikan
Zimbio

TIRANA (Waspada): Alenatorrre Jose Mourinho (foto kiri) yang dikontrak tiga tahun, berpeluang besar memberikan trofi pertamanya bagi AS Roma dari arena Liga Konferensi Europa 2021/2022.

Pada laga final kejuaraan antar klub level ketiga Eropa itu di Air Albania Stadium, Tirana, Kamis (26/5) dinihari mulai pkl 0200 WIB, I Giallorossi ditantang Feyenoord Rotterdam dari Belanda.

“Saya menerima proyek tiga tahun di sini, kita lihat saja apa yang akan terjadi kemudian. Saya tidak memikirkan kans hengkang sebelum kontrak saya berakhir,” ucap Mourinho, seperti dikutip dari laman Roma, Selasa (24/5).

“Mari kita lihat saja bagaimana bentuk proyek ini berjalan. Terkadang sesuai dengan apa yang dibayangkan, tetapi bisa juga malah berbeda,” tambah pelatih asal Portugal tersebut.

I Lupi melaju ke final UEFA Conference League dengan menyingkirkan Leicester City. Sedangkan Feyenoord menumbangkan Olympique Marseille di babak empat besar.

Sebelum Roma, Mourinho sudah pernah mengantarkan FC Porto, Inter Milan, dan Manchester United ke final kompetisi Eropa. Porto dibawanya memenangi Piala UEFA pada musim 2002/2003 dan Liga Champions semusim berikutnya.

Saat menjalani final kejuaraan Eropa pertamanya, Mourinho membawa Porto mengalahkan Celtic 3-2 untuk menjuarai UEFA Cup. Setelah itu Porto diantarkannya menjuarai Liga Champions usai mengalahkan AS Monaco 3-0 pada partai puncak.

Prestasi Mourinho selama dua musim bersama Porto itu yang membuat dirinya mendapat julukkan The Special One sekaligus membikin Chelsea kepincut untuk merekrutnya.

Tuah Mourinho juga dirasakan Inter Milan. Nerazzurri dibawanya menjuarai Liga Champions 2009/2010. Dia bahkan melengkapi prestasi itu dengan treble winner, setelah La Beneamata pada musim yang sama merajai Serie A Liga Italia dan Coppa Italia.

Setan Merah MU pun mempunyai catatan bagus bersama Mourinho di kancah Eropa. United dipandunya menjuarai Liga Europa 2016/2017 dengan mengalahkan Ajax 2-0 pada babak final.

Dengan catatan bagus Mourinho itu, Roma pantas optimistis bisa mengakhiri musim ini dengan raihan trofi. Gelar juara Liga Conference akan menjadi penutup musim manis baginya, setelah Serigala Merah bertengger di peringkat 6 Serie A dan dipastikan lolos Liga Europa musim depan.

“Masa kini adalah satu-satunya hal yang terpenting dalam sepakbola. Saya berambisi untuk bertahan di sini, trofi tentu cara terbaik untuk menjawab pertanyaan itu,” tekad Mourinho.

Dia pun diprediksi bakal kembali mengandalkan striker Tammy Abraham untuk merilis tekadnya. Abraham yang diboyong Roma dari Chelsea musim panas tahun lalu, mengorbit sebagai top skor I Lupi musim ini dengan kemasan 17 gol di Serie A.

Penyerang Inggris itu menikmati musim yang luar biasa sejak angkat kaki dari London untuk berlabuh di Kota Roma, menggantikan peran Edin Dzeko yang mandah ke Inter Milan.

“Saya sangat mencintai klub ini. Mereka memberi saya kesempatan untuk menunjukkan diri saya, hati saya sudah di sini sekarang,” tegas Abraham.

“Seperti yang selalu saya katakan, saya jatuh cinta dengan klub ini sejak hari pertama. Saya akan membantu tim ini sebanyak mungkin dengan gol dan assist saya. Semoga kami bisa menyelesaikannya dengan trofi,” pungkasnya. (m08/fi/dazn)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.