Waspada
Waspada » Pebulutangkis Pulau Jawa Perketat Persaingan DAO Medan
Olahraga

Pebulutangkis Pulau Jawa Perketat Persaingan DAO Medan

ALAN Budikesuma memberi keterangan kepada awak media dalam konferensi pers terkait pelaksanaan Daihatsu Astec Open (DAO) 2020 di Medan, Jumat (21/2). Waspada/Dedi Riono

MEDAN (Waspada): Sejumlah pebulutangkis dari Pulau Jawa bakal memperketat persaingan Kejuaraan Bulutangkis Daihatsu Astec Open (DAO) di Kota Medan.

Kejuaraan bulutangkis kelompok umur bertaraf Nasional yang turut disponsori Frisian Plag ini akan berlangsung di Gedung PBSI Sumut, Jl Willem Iskandar, 25-29 Februari 2020.

Ketua Pertandingan DAO 2020, Mimi Irawan, mengatakan pebulutangkis dari DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur akan turun dalam kejuaraan di Medan.

“Kehadiran mereka tentu menambah ketat dan menariknya persaingan. Walau kemungkinan tidak menurunkan pebulutangkis nomor satu, namun atlet dari Pulau Jawa tetap punya kualitas bagus,” ujar Mimi dalam konferensi pers di Medan, Jumat (21/2).

Lebih lanjut Mimi mengatakan, hingga kemarin total sudah 565 atlet mendaftar sebagai peserta di Medan. Jumlah ini ada peningkatan dibanding tahun lalu 514 peserta.

“Jadi memang ada peningkatan jumlah peserta dan tentunya juga kita harapkan peningkatan kualitas pertandingannya.

Khusus Medan akan mempertandingkan empat kategori, yakni usia dini (U-11), anak-anak (U-13), pemula (U-15), dan remaja (U-17),” tambah Mimi.

Perwakilan Manajemen Astec, Alan Budikusuma, mengatakan Medan dipilih sebagai destinasi awal digelarnya DAO 2020 karena merupakan salah satu kota penghasil bibit pebulutangkis muda berbakat di Indonesia.

Selain itu, lanjut Alan, Medan khususnya Pengprov PBVSI Sumut paling siap menggelar ajang ini dibanding daerah lainnya.

“Sebetulnya Pengprov PBSI lainnya juga berminat. Tapi kita lihat kesiapannya, terutama dari sisi fasilitas (Gor) dan Sumut kita nilai paling siap,” kata Alan.

Peraih medali emas Olimpiade 1992 di Barcelona ini menambahkan, DAO 2020 juga akan digelar di Bogor (23-28 Maret), Solo (23-28 Juni), Makassar (14-18 Juli), Surabaya (10-15 Agustus), Pontianak (15-19 September, dan Jakarta (2-7 November).

“DAO 2020 Medan masuk kalender turnamen PBSI bertaraf Nasional kategori Sirkuit Nasional B. Nantinya ada dua daerah yang statusnya bertaraf internasional dengan mendapat lisensi BAC (Badminton Asia Confederation),” imbuhnya.

Tahun Kelima

Marketing and Customer Relations Division Head PT Astra Internasional Daihatsu Sales Operation, Hendrayadi Lastiyoso, mengatakan 2020 menjadi tahun kelima Daihatsu bekerjasama Astec menggelar ajang ini atau sejak tahun 2016.

“Semoga turnamen ini dapat memotivasi dan melahirkan bibit muda bulutangkis dari berbagai daerah di Indonesia, khususnya Medan. Juga memberikan kontribusi terhadap kejayaan bulutangkis Indonesia hingga ke tingkat Dunia,” ujarnya.

Ketua Umum Pengprov PBSI Sumut, Suripno Ngadimin, mengucapkan terima kasih kepada PBSI Pusat, Daihatsu dan Astec yang kembali mempercayai Medan khususnya Pengprov PBSI Sumut untuk menggelar turnamen bergengsi ini.

“Kami berharap kejuaraan bulutangkis Daihatsu Astec Open ini dapat terus mampir di Kota Medan untuk tahun-tahun berikutnya,” ujar Suripno. (m42)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2