Waspada
Waspada » Nurhidayat Minta Maaf Shin Tae-yong
Olahraga

Nurhidayat Minta Maaf Shin Tae-yong

Dok.PSSI

JAKARTA (Waspada): Bek Timnas Indonesia yang dipulangkan Shin Tae-yong dari Dubai karena tindakan indisipliner, Nurhidayat Haji Haris (foto), akhirnya buka suara. Ia meminta maaf atas tindakannya itu.

Saat ini Nurhidayat sedang menjalani karantina di sebuah hotel setibanya di Bandara Internasional Soekarno Hatta, Cengkareng, Tangerang, Rabu (2/6). Ini sesuai dengan protokol kesehatan di Indonesia.

“Saya Nurhidayat Haji Haris, dengan segala kerendahan hati saya meminta maaf kepada seluruh Masyarakat Indonesia, terutama kepada keluarga saya, PSSI dan coach Shin Tae-yong serta seluruh kawan-kawan saya di Timnas Indonesia, atas kesalahan yang saya lakukan,” tulis Nurhidayat di akun Instagram miliknya, Kamis (3/6).

“Saya sangat menghargai seluruh keputusan yang telah coach Shin Tae-yong dan jajaran tim pelatih berikan kepada saya. Saya akan menjadikan hal ini sebagai proses pembelajaran dan evaluasi untuk saya ke depannya,” katanya.

Mantan Kapten Indonesia U-19 pada 2018 ini pun berjanji memperbaiki diri. Ia akan menjadikan peristiwa ini sebagai pelajaran sembari berharap bisa diberi kesempatan kedua di Timnas Indonesia.

“Semoga saya dapat kembali dipilih untuk menjadi bagian dari Timnas Indonesia dan saya berjanji akan memberikan performa yang terbaik untuk Timnas Indonesia,” katanya.

Nurhidayat dicoret dari skuad Timnas Indonesia untuk Kualifikasi Piala Dunia 2022 karena tak mematuhi aturan Shin. Pola makan Nurhidayat membuat Shin marah.

Timnas Indonesia bertanding melawan Thailand dalam lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2022 pada Kamis (3/6) malam. Setelah itu melawan Vietnam (7/6) dan Uni Emirat Arab (11/6).

“Ayo Timnas Indonesia, tetap semangat dan sukses di tiga pertandingan Kualifikasi Piala Dunia 2022 nanti. Amin,” tulis Nurhidayat mengakhiri tulisannya.

Sebelumnya, PSSI menyatakan bahwa Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong memulangkan bek Nurhidayat Haji Haris dari Dubai ke Indonesia karena melakukan tindakan indisipliner.

“Pelatih Shin Tae-yong melaporkan kepada kami bahwa Nurhidayat telah melakukan indisipliner dan dirinya sudah tidak berkenan dengan sikap pemain tersebut. Untuk itu, Shin Tae-yong juga langsung memulangkan Nurhidayat ke Indonesia pada hari Selasa (1/6),” kata Sekretaris Jenderal PSSI Yunus Nusi, dikutip dari laman resmi PSSI di Jakarta.

PSSI, Yunus melanjutkan, mendukung penuh keputusan Shin atas pemain berusia 22 tahun tersebut. Pria asal Gorontalo tersebut menegaskan tidak ada pemain berkelakuan negatif yang berhak mengenakan seragam dengan Garuda di dada.

“Tentu tidak ada tempat di Timnas Indonesia untuk pemain yang melakukan tindakan indisipliner atau tidak baik. Jadi setiap pemain harus terus menunjukkan sikap yang baik, disiplin dan kerja keras,” tutur Yunus.

Nurhidayat sudah mengikuti pemusatan latihan (TC) persiapan Kualifikasi Piala Dunia 2022 timnas Indonesia sejak 1 Mei 2021. Nurhidayat pun tampil di dua laga ujicoba timnas di Dubai menghadapi Afghanistan dan Oman.

Shin Tae-yong sendiri dikenal sebagai pelatih yang sangat menjunjung tinggi kedisiplinan. Saat menangani timnas U-19 Indonesia, pria asal Korea Selatan itu pernah mencoret tiga pemain dalam dua kesempatan berbeda karena mereka dinilai tidak disiplin.

Pada November 2020, Shin memulangkan Serdy Ephy Fano dan Mochamad Yudha Febrian dari Timnas U-19 karena baru kembali ke hotel dini hari sekitar pukul 03.00 WIB dan membuat beberapa pelanggaran lain.

Tiga bulan sebelum itu, tepatnya Agustus 2020, Shin mendepak Serdy Ephy Fano dan Ahmad Afhridrizal dari Timnas U-19 karena terlambat mengikuti latihan. Pencoretan itu dilakukan Shin hanya beberapa jam sebelum ke Kroasia untuk melanjutkan TC. (m18/cnni/ant)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2