Waspada
Waspada » Nurdin Tampubolon Lantik Pengurus Karate-Do Tako Indonesia, Periode 2021-2025
Olahraga

Nurdin Tampubolon Lantik Pengurus Karate-Do Tako Indonesia, Periode 2021-2025

Pengurus Karate-Do Tako Indonesia, \Pperiode 2021-2025, yang dilantik Minggu (11/4) di Jakarta . ( Waspada/Andy Yanto Aritonang)

JAKARTA ( Waspada) Pengurus Karate-Do Tako Indonesia, periode 2021-2025, resmi dilantik Ketua Umum Pengurus Besar (PB) Karate-Do Tako Indonesia, Dr Ir Nurdin Tampubolon MM, Minggu, (11/04/2021), di Jakarta.

Adapun pengurus Karate-Do Tako Indonesia, Periode 2021-2025 yakni Ketua Umum Dr Ir Nurdin Tampubolon MM, Wakil Ketua Umum Irjen pol (P) Daniel Pasaribu, Dr Ir Irian Sitorus Pane, MM.,MBA, Syaikha Aulia, Sugiat Santoso SE., MSP. Sekretaris Umum Joseph Hutabarat, SE., SH., MH, Dimpos G Tampubolon, ST, Kasmuri Ismet, SE, Supriyanto. Bendahara Umum, Mery Girsang, SH., MH, Randy M Tampubolon, SMn, Frederick LH Otavianus LBM, SH, Prapto Anggoro Kusumo. Kepengurusan Karate-Do Tako Indonesia, Periode 2021-2025 ini dilengkapi beberapa kordinator bidang.

Sementara di jajaran Dewan Pembina ada Drs Utut Adianto Wahyuwidayat yang merupakan Ketua Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) di DPR RI, Irjen Pol (P) Drs Erwin TPL Tobing, Mayjen TNI (P) Felix Hutabarat, SIP,MBA,N.Si (han) dan Dosmar Banjarnahor .

Sebelum melantik kepengurusan, Nurdin Tampubolon terlebih dahulu menanyakan kesediaan para pengurus yang terpilih untuk siap dan bekerja sepenuhnya menjalankan organisasi dengan bepedoman pada peraturan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) Tako. Para pengurus yang akan dilantik pun serentak menyatakan setuju. Usai mendapat jawaban setuju, Nurdin pun melantik para pengurus sesuai dengan jabatan yang sudah ditentukan dan berharap segera bekerja sesuai dengan tupoksi masing-masing.

Dalam sambutannya Nurdin Tampubolon meminta para pengurus untuk membangun kebersamaan dan bekerja keras guna meningkatkan prestasi atlet Karate-Do Tako di Indonesia.

“Kita harus memiliki rumus-rumusnya untuk membawa Tako berprestasi, kita juga harus mencetak para atlet dan karate. Kita mengetahui untuk mencetak atlet tidaklah mudah, karena itu kita harus berkerja keras untuk mencetak atlet yang berkualitas. Karena itu kita harus tingkatkan kinerja dan daya saing agar tercipta atlet yang berkualitas dan memperbaiki kekurangan yang ada pada organisasi diseluruh provinsi,” ujarnya.

Sedangkan Dewan Penasehat Karate-Do Tako Indonesia periode 2021-2025, Utut Adianto mengingatkan tantangan besar dalam membawa Karate-Do Tako Indonesia untuk lebih berprestasi dan bersaing dalam dunia olahraga beladiri. Untuk itu, dirinya juga menegaskan komitmennya setelah dilantik berserta jajaran para pengurus untuk memberikan yang terbaik,

“Tantangan kita menciptakan atlet berprestasi dan kualitas masih sangat sulit, apalagi yang kita tau anggaran dari Kemenpora sangat kecil, dan kita belum punya sumber dana yang bisa membantu saranan olahraga kita. Tetapi kita bersama-sama bisa bergotong-royong membangun prestasi Karate-Do Tako Indonesia,” ujarnya memotivasi pengurus yang dilantik untuk bekerja sepenuh hati dan bersama sama melakukan pembinaan.

Utut berharap PB Karate-Do Tako juga dapat berperan membuat anak-anak muda menjauhi narkoba, serta tidak lsgi hanya bermain game. Karena itu, kita akan merangkul anak-anak muda untuk berolahraga dan kita harus bergotong-royong memajukan olahraga Karate-Do Tako di Indonesia,” pungkasnya.

Sebelumnya Nurdin Tampubolon yang pernah menjabat sebagai Anggota DPD RI dan Anggota DPR RI, secara ringkas memaparkan mual berdirinya Seni Beladiri Tangan Kosong (TAKO). Tako, salah satu dari enam perguruan yang mendirikan Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (FORKI), pertama kali didirikan di Tebing Tinggi, Sumatera Utara pada tanggal 24 Februari 1963 oleh Drs. Syahrun Isa. (j05)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2