Waspada
Waspada » Muaythai Aceh Gelar Syukuran Sasana Baru
Olahraga

Muaythai Aceh Gelar Syukuran Sasana Baru

PENGURUS KONI Aceh pose bersama di sela syukuran Sasana Muaythai Nanggroe Club di Banda Aceh, Selasa (10/11). Waspada/Munawardi/B

BANDA ACEH (Waspada): Keseriusan Pengurus Provinsi Muaythai Indonesia (Pengprov MI) Aceh dalam membina atlet ditunjukkan dengan kehadiran sasana latihan. Sasana latihan Muaythai Nanggroe Club (MNC) ini cukup representatif.

Pelatih Muaythai Aceh, Syarwan Saleh kepada Waspada, Selasa (10/11), mengatakan sasana latihan itu dibangun di atas lahan seluas 500 meter. Selain sasana latihan, di MNC juga terdapat tempat penginapan atlet.

Kata dia, sasana latihan tersebut milik pribadinya, namun dalam pembangunan juga mendapat perhatian dari beberapa pihak.

“Temasuk bantuan dari KONI Aceh juga,” katanya di sela-sela syukuran kehadiran sasana latihan Muaythai yang berada di kawasan Gampong Mulia, Banda Aceh.

Hadir pada syukuran tersebut antara lain Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Aceh Dedy Yuswadi AP, Ketua Harian KONI Aceh H Kamaruddin Abu Bakar, Sekum M Nasir Syamaun MAP, Bendahara KONI Aceh Kennedi Husen.

Ketua DPR Aceh, H Dahlan Jamaluddin yang juga Ketua Umum Pengprov Muaythai dan juga dihadiri Kajasdam IM, pengurus Peladta KONI Aceh Bahctiar Hasan, Rayuan Sukma serta pengurus cabang olahraga lainnya.

Kata Syarwan, dengan adanya sasana latihan yang layak memudahkan mereka membina dan melatih atlet potensial. Selama ini, para atlet PON Aceh berlatih di tempat yang baru ini.

“Ada delapat atlet lolos PON ditambah sparing patner satu orang, jadi sembilan atlet plus tiga pelatih,” tutur Syarwan.

Seperti diketahui, MI Aceh sukses mengunci delapan tiket Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua tahun 2020. Dalam Pekan Olahraga Wilayah (Porwil) X Sumatera di Bengkulu, mereka sukses mengemas empat emas, empat perak dan tiga perunggu.

Ketua Umum Pengprov MI Aceh, H Dahlan Jamaluddin mengatakan delapan atlet yang lolos PON itu adalah Irsalina (48 kg senior putri), Dara Phonna (48 kg junior putri), Wanda Ardiansyah (57 kg senior putra) dan Feberlina Nduru (54 kg senior putri). Mereka menyumbang medali emas pada Porwil lalu.

Lalu, sambung Dahlan, empat medali perak disumbang Desy Suryani Halawa (43 kg senior putri), Yukai Prihatin Martin (54 kg senior putra), Bobi Candra Ariadi (67 kg senior putra) dan Khairul Umam (60 kg senior putra).

Tiga medali perunggu disumbangkan Niana (-57 kg junior putri), Murtadha (-45 kg senior putra) dan Mardiyanto Ginting (-73 junior putra). “Alhamdulillah ada delapan atlet kita lolos ke PON Papua tahun 2021 nanti,” ungkap Dahlan yang juga Ketua DPR Aceh ini. (b04/C)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2