Waspada
Waspada » MU Minta Pendukung Perangi Rasisme
Olahraga

MU Minta Pendukung Perangi Rasisme

MEN

LONDON (Waspada): Manchester United telah menyiapkan sistem online yang mendorong para penggemar melaporkan insiden rasisme dan kejahatan rasial lainnya.

Kampanye United “See Red” mengikuti peluncuran kampanye #StopOnlineAbuse oleh Arsenal awal pekan ini.

Gelandang Fred, striker Antony Martial (foto tengah) dan Marcus Rashford (foto kanan), sempat menjadi sasaran perundungan rasis musim ini saat memperkuat Setan Merah MU.

“Kami menantang penggemar kami dan juga fans dari setiap klub untuk melihat ini dan memikirkan kenangan favorit mereka sendiri, tim teratas mereka dan pemain mereka yang paling terkenal,” beber Richard Arnold, Direktur Pelaksana Grup MU.

“Betapa berbedanya kenangan itu tanpa keragaman beberapa pemain terbaik di dunia yang telah menghiasi permainan kami dan klub kami,” sindir Arnold, seperti diberitakan AFP, Jumat (2/4).

Fred membalas dengan mengatakan “kita tidak bisa memberi makan budaya itu (rasisme)” setelah dia dilecehkan menyusul kekalahan United dari Leicester City pada laga perempatfinal Piala FA.

Mantan penyerang Arsenal Thierry Henry baru-baru ini juga keluar dari semua platform media sosialnya sebagai protes atas meningkatnya penyalahgunaan internet.

“Sayangnya, pemain sepakbola di seluruh negeri terus menerima pelecehan online, tampaknya tanpa takut akan kecaman,” kecam Arnold.

“Tidaklah cukup baik bagi kita semua cuma duduk diam di pinggir lapangan saat melihat atau membaca komentar atau perilaku rasis,” katanya menambahkan.

United akan bekerja sama dengan Liga Premier untuk meningkatkan keluhan apapun yang diterima pada platform media sosial dan otoritas terkait.

“Kelambanan memiliki akibat. Kita harus bertindak, kita tidak boleh membiarkannya. Jika Anda melihatnya atau membacanya, laporkanlah,” pinta Arnold.

The Red Devils juga mendesak platform media sosial agar menghukum “rasis online” dengan tindakan keras. Sebab rasisme tidak memandang siapa korbannya dengan contoh Rashford dan Martial yang merupakan penyerang Timnas Inggris dan Prancis.

Keduanya merupakan striker andalan manajer Ole Gunnar Solskjaer, sehingga membuat bomber baru Edinson Cavani kesulitan mendapatkan tempat di lini depan Si Setan Merah.

“Anak saya tidak merasa nyaman di Inggris dan dia ingin dekat dengan keluarga lagi. Edinson pada akhirnya akan bermain di Amerika Selatan,” jelas Luis Cavani, ayah mantan bintang Paris SG dan Napoli tersebut.

“Saya mau Edinson bermain di tim yang berjuang untuk sesuatu yang penting. Ide anak saya adalah tidak lanjut di Man United dan dia mau kembali,” tegas Luis. (m08/afp)

 

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2