Waspada
Waspada » Messi Masih Momok Madrid
Olahraga

Messi Masih Momok Madrid

Eurosport

MADRID (Waspada): Kapten Barcelona Lionel Messi (foto kanan), masih tetap menjadi momok bagi Real Madrid pada laga klasik jornada 30 La Liga di Stadion Alfredo Di Stefano, Minggu (11/4) dinihari mulai pkl 0200 WIB.

Karenanya Karim Benzema (foto kiri), striker senior Madrid asal Prancis, kembali mengingatkan rekan setimnya akan bahaya yang dapat ditimbulkan mesin gol berjulukan La Pulga alias Si Kutu itu.

“Mereka selalu mendominasi penguasaan bola. Mereka memiliki kiper bagus dan Lionel Messi bisa melakukan segalanya untuk Barcelona,” beber Benzema di laman resmi Madrid, Jumat (9/4).

“Kami harus berhati-hati karena dia sangat berbahaya. Masih banyak laga tersisa dan ini akan menentukan akhirnya,” klaim mantan penyerang Lyon berumur 33 tahun tersebut.

Jika biasanya El Clasico identik dengan perebutan pemuncak klasemen, maka kali ini turun setingkat. Juara bertahan El Real dan tamunya El Barca berebut menjadi penguntit Atletico Madrid yang pekan ini akan mentas di markas Real Betis.

Madrid hanya menghuni peringkat tiga nilai 63, tercecer dua angka di bawah Barca. El Atleti memimpin klasemen dengan 66 poin, namun sedang dalam grafik menurun.

“Ini sangat sulit. Jadi kami harus memperlakukan setiap pertandingan seolah-olah final,” tekad Benzema.

Kapten Sergio Ramos sepakat dengan penyerang veteran Prancis itu. Ramos  yang sedang berpacu dengan waktu untuk pulih dari cedera, bahkan mengakui keberadaan La Pulga telah membuat Los Blancos menderita selama belasan tahun.

“Kami menderita melawan Messi selama bertahun-tahun. Mungkin jika Barcelona tidak memilikinya, kami akan memenangkan lebih banyak gelar,” ucapnya.

“Kami tidak memenangi banyak piala. Juga ada banyak ketegangan, baik yang disebabkan oleh mereka ataupun kami sendiri,” kenang bek sentral Spanyol berusia 35 tahun itu.

Sejak mandah dari Sevilla ke Madrid tahun 2005 silam, Ramos telah memenangkan empat gelar Liga Champions dan lima trofi juara La Liga. Koleksi domestiknya kalah dengan Si Kutu yang telah menggondol 10 gelar La Liga bersama Blaugrana.

“Ada saat ketika kami menghadapi Barcelona terbaik dalam sejarah. Kami memiliki pelatih hebat seperti (Jose) Mourinho, tetapi sulit bagi kami untuk mengalahkan mereka,” jelas Ramos.

Untungnya bersama entrenador Zinedine Zidane, Los Blancos menjadi semakin sulit ditaklukkan El Catalan. Bahkan pada jumpa pertama musim ini di Camp Nou, Toni Kroos cs sukses menaklukkan Los Cules 3-1.

“Kami semua sudah siap dan fokus membalas. Kami tahu apa yang akan kami hadapi,” papar Pedro Gonzalez Lopez, gelandang muda Barca yang akrab disapa Pedri.

Menurut remaja berusia 18 tahun itu, Barca asuhan entrenador Ronald Koeman bakal bertengger di puncak klasemen sekaligus menjadi kampiun jika mampu menekuk pasukan Zidane.

“Kami tidak pernah menyerah dalam memperebutkan gelar. Seperti biasa, kami akan berjuang hingga akhir,” tegas Pedri.

“Saya pikir jika kami terus merebut tiga poin, kami akan berada tepat di sana (puncak) pada akhir musim,” pungkasnya. (m08/goal/fcbn)

 

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2