MEC Ingin Lahirkan Atlet Berkuda Andal - Waspada

MEC Ingin Lahirkan Atlet Berkuda Andal

  • Bagikan
PENGURUS MEC berbincang dengan Sekum KONI Medan H Suryadi didampingi Kabid Binpres Bambang Riyanto, Selasa (18/8). Waspada/Arianda Tanjung

MEDAN (Waspada): Pengurus Medan Equestrian Club (MEC) melakukan audiensi ke KONI Kota Medan, Selasa (18/8).

Ketua MEC, M Edison Ginting meminta arahan untuk menjadi anggota KONI Medan sehingga tujuan melakukan pembinaan generasi muda dan melahirkan atlet andal bisa terwujud.

“Jadi kami melakukan audiensi ini untuk sharing tentang bagaimana klub berkuda di Kota Medan. Apakah sudah ada klub yang legal atau resmi terdaftar di KONI Medan,” ujar pria yang akrab disapa Ginting ini.

“Dari hasil diskusi tadi memang belum ada yang terdaftar, bahkan untuk Pengcab Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia (Pordasi) juga sudah lama tidak aktif dan tidak terdaftar. Kami juga disarankan untuk melegalkan klub ini dengan mendaftarkannya ke notaris dan memang itu semua sedang dalam proses,” tambahnya.

Dikatakan, karena memang dari diskusi tadi pengurus Medan Equestrian Club meminta arahan bagaimana bisa membentuk Pengcab Pordasi. Tujuannya tentu ingin mengembangkan talenta-talenta muda yang ada di Kota Medan.

“Saya percaya banyak atlet berkuda di Kota Medan ini. Hanya saja memang sayang, tidak terakomodir dengan baik, salah satunya karen tidak adanya organisasi tersebut,” tegasnya.

“Untuk itu kami meminta dukungan kepada KONI Medan agar tujuan mulia ini bisa terwujud. Alhamdulillah niat baik kami ini mendapat sambutan baik KONI Medan,” tukasnya.

Sekum KONI Medan, H Suryadi didampingi Kabid Binpres Bambang Riyanto mengapresiasi niat baik pengurus Medan Equestrian Club ingin melahirkan atlet berkuda di Kota Medan. Salah satunya dengan menjadi anggota KONI Medan atau membentuk Pengcab Pordasi.

“Sepengetahuan saya, sudah lama Pordasi Medan tidak aktif dan tidak terdaftar di KONI Medan. Tentu dengan adanya niat baik ini harus diberikan apresiasi, masih ada yang peduli dengan olahraga berkuda di Kota Medan,” tutur Suryadi.

Hanya saja, kata Suryadi, jika ingin membentuk Pengcab Pordasi Medan sekaligus menjadi anggota KONI Medan harus ada mekanisme yang dilakukan. Misalnya, adanya musyawarah dari klub-klub untuk membentuk Pengcab Pordasi Medan.

“Kalau ada kurang lebih tiga klub sangat baik untuk membuat musyawarah. Namun kalau memang hanya ada satu, tapi legal artinya memiliki akte notaris juga sudah bisa membentuk panitia dan melakukan musyawarah,” katanya. (m33)

  • Bagikan