Waspada
Waspada » Mbappe Bangga Bobol Neuer
Olahraga

Mbappe Bangga Bobol Neuer

BOMBER PSG Kylian Mbappe menaklukkan kiper Bayern Manuel Neuer di Allianz Arena, Munich, Jerman. Goal

MUNICH (Waspada): Striker Kylian Mbappe memimpin aksi pembalasan Paris Saint-Germain memukul juara bertahan Bayern Munich 3-2 pada laga leg1 perempatfinal Liga Champions 2020/2021.

Gol kedua Mbappe di Stadion Allianz Arena, Munich, Rabu (Kamis WIB), mengunci kemenangan PSG. Bayern sempat bangkit dari ketertinggalan dua gol dan menyamakan kedudukan melalui Eric Maxim Choupo-Moting dan Thomas Mueller.

“Saya bangga menghadapi pemain-pemain terbaik di dunia dan Manuel Neuer salah satu kiper terhebat sepanjang sejarah. Saya tidak merasakan tekanan apapun,” klaim Mbappe di laman resmi UEFA, Kamis (8/4).

“Betul saya tidak mencetak gol lawan Neuer di final lalu. Kini saya harap bisa membobolnya lagi pada pertandingan berikutnya,” harap bomber Prancis berumur 22 tahun tersebut.

Kemenangan di Munich menjadi ajang revans kecil bagi Les Parisiens atas kekalahan dengan skor 0-1 pada final musim lalu. Itu juga modal berharga menatap leg2 pekan depan di Parc des Princes, Paris.

Mbappe mencetak gol pertamanya menit ketiga dengan tembakan yang tak terhentikan oleh Neuer.

Menit 12 winger Julian Draxler mengkonversi umpan sodoran Mbappe ke gawang Bayern. Tetapi gol itu dianulir wasit, karena Mbappe dinyatakan VAR sudah lebih dulu terjebak offside.

Kerja keras FC Hollywood mencetak gol balasan tak kunjung membuahkan hasil. Justru menit 28 bek Marquinhos lolos dari jebakan offside untuk mengendalikan umpan silang Neymar Junior, sebelum menggandakan keunggulan tim tamu.

Eric Maxim Choupo-Moting mencetak gol balasan ke gawang bekas timnya menit 37 yang dikawal kiper Keylor Navas. Choupo-Moting melompat lebih tinggi dibandingkan Danilo Pereira untuk menyundul umpan silang Benjamin Pavard.

Menit 60 Die Bavarians sempat menyamakan kedudukan. Thomas Mueller menerobos barisan pertahanan PSG untuk menyundul umpan tendangan bebas Joshua Kimmich ke pojok kiri gawang pasukan Mauricio Pochettino.

Tetapi skor imbang tak bertahan lama. Delapan menit kemudian Mbappe menyudahi serangan balik PSG dengan tusukan dari sisi kiri sebelum melepaskan tembakan keras yang tak bisa dihalau Neuer.

“Saya senang dengan hasil dan sikap tim saat berada dalam situasi sulit melawan tim terbaik di Eropa. Kami akan mencoba mengulang penampilan seperti ini,” puji Pochettino.

Hasil Berbeda

Bayern tak diperkuat mesin gol Robert Lewandowksi karena cedera. Gelandang serang Serge Gnabry juga absen akibat terpapar Covid-19, tetapi masih mampu tampil menekan sejak awal laga.

“Ketika menang, selalu lebih mudah untuk menjelaskan keputusan Anda, semua orang mengira Anda membuat pilihan yang tepat,” papar mantan manajer Tottenham Hotspur tersebut.

“Ini hasil yang sama sekali berbeda dari leg pertama melawan Barcelona, keunggulannya sangat kecil. Kami berharap performa di leg2 nanti akan lebih baik daripada saat melawan Barcelona, ​​itu keinginan kami,” tambah Pochettino.

Sebelumnya di babak 16 besar, Les Parisiens sukses mendepak Los Cules agregat 5-2. Menang 4-1 pada leg1 di Camp Nou, PSG lantas mencari aman dengan menahan Barca 1-1 pada leg2 di Paris.

Melawan Bayern, Angel Di Maria cs sebenarnya kalah dominan. FC Hollywood

melepaskan tidak kurang dari 31 upaya gol dan 12 di antaranya menemui sasaran. Namun kiper Keylor Navas kembali menunjukkan tuahnya seperti saat membawa Real Madrid tiga kali juara Liga Champions.

“Kami bisa meraih hasil yang berbeda dengan jumlah peluang yang kami ciptakan. Seharusnya kami bisa mendapat hasil yang sangat bagus,” tegas Hansi Flick, pelatih yang musim lalu sukses membawa Bayern menjuarai Piala Dunia Klub, Liga Champions, Bundesliga dan Piala Jerman.

“Lawan kami mencetak tiga gol dari sedikit sekali peluang yang mereka miliki. Penampilan para pemain saya sangat impresif, kami masih memiliki satu partai lagi di Paris dan kami akan berupaya mengubahnya menjadi hasil positif,” tekad Flick.

“Kami melewatkan banyak peluang hari ini. Kami perlu mencetak lebih banyak gol dan kami harus bangkit dari ketertinggalan ini,” timpal Muller.

“Kami tidak bisa mengkonversi cukup banyak peluang dan sayangnya kebobolan terlalu banyak. Saya menilik statistik dan ini tidak bisa dipercaya,” ratap Choupo-Moting. (m08/sky/uefa)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2