Waspada
Waspada » Masih Optimis Madrid Lolos
Olahraga

Masih Optimis Madrid Lolos

AP

KIEV (Waspada): Entrenador Zinedine Zidane (foto tengah), masih optimis Real Madrid bakal lolos babak 16 besar Liga Champions pasca dipecundangi lagi oleh Shakhtar Donetsk dengan skor 0-2 pada matchday 5 Grup B.

Kekalahan pada laga tandang di NSC Olimpiyksiy, Kiev, Ukraina, Selasa (Rabu WIB) itu, membuat Madrid terpuruk ke peringkat tiga dengan koleksi tujuh poin. El Real kalah head-to-head dari Shakhtar dan minus satu angka di bawah Borussia Moenchengbach yang akan bertamu di Madrid.

“Saya selalu optimistis. Memang kami berada dalam situasi sulit, tetapi tim ini harus bisa memunculkan karakter dan kebanggaannya,” klaim Zidane melalui Marca, Rabu (2/12).

“Sungguh disayangkan hasil hari ini, karena sebetulnya kami tak pantas kalah. Sekarang tinggal menjaga terus keyakinan untuk bisa melaju,” tegas gelandang legendaris Los Blancos dan Prancis tersebut.

Hasil itu menjadi kekalahan beruntun Karim Benzema cs yang akhir pekan lalu juga dipecundangi Alaves 1-2 di La Liga. Madrid selanjutnya menjajal tuan rumah Sevilla pada jornada 12 La Liga, Sabtu (5/12), sebelum menjamu Gladbach pada laga pemungkas Grup B, Rabu (9/12).

“Mesti diakui kami berada dalam rentetan hasil buruk, tapi satu-satunya jalan tersisa adalah melangkah maju. Ini sebetulnya kami anggap final, sehingga persiapannya sangat optimal,” jelas Zidane.

“Tapi bola tendangan kami tak kunjung masuk ke gawang mereka. Kini kami punya satu laga tersisa, kami harus memenanginya untuk lolos dari fase grup,” optimismenya.

Shaktar juga mengalahkan Madrid 3-2 pada jumpa pertama mereka di Grup B, 21 Oktober silam. Namun Raphael Varane cs punya rekam jejak lebih baik melawan Gladbach, setelah main imbang 2-2 saat melawat ke Borussia Park pada akhir Oktober.

“Saya percaya para pemain memiliki kekuatan. Tidak ada pilihan lagi selain bekerja keras dan melanjutkan agar hasil yang baik kembali diraih,” tekad Zidane.

Lini belakang dianggap menjadi masalah bagi Madrid dengan absennya kapten Sergio Ramos akibat cedera. Celah itu kembali sukses dimaksimalkan Shakhtar dengan gol Dentinho menit 57 dan Manor Soloman menit 82.

“Semuanya kacau, musim ini kami kesulitan mencetak gol. Ini bukan masalah fisik, tetapi ketika Anda kalah semuanya negatif,” sesal Toni Kroos, gelandang Los Blancos asal Jerman.

“Kini kami harus terus bekerja dan mencoba memenangkan partai terakhir. Sebagai tim Anda memang merasa lebih baik saat menang, tetapi kami harus menang lagi dengan terus bekerja,” harap Kroos.

El Merengues hanya mampu memenangkan satu dari lima laga terakhirnya di semua kompetisi. Tapi seperti halnya Zidane dan Kroos, playmaker Luka Modric pun menolak untuk menyerah.

“Masih ada pertandingan tersisa. Madrid telah menunjukkan bahwa ketika kami perlu menang, kami bisa melakukannya. Tetapi kami harus menunjukkannya di lapangan karena kata-kata saja tidak cukup,” ucap Modric.

Menurut Luis Castro, pelatih Shakhtar asal Portugal, sebetulnya tidak ada rahasia khusus untuk menaklukkan kolektor 13 gelar juara Piala/Liga Champions tersebut.

“Kami memainkan strategi yang sama dengan pertemuan pertama, kami tahu Madrid berambisi untuk menang. Kami ingin menghentikan mereka di area sayap dan mengendalikan duel udara,” beber Castro.

“Jadi tidak ada rahasia dalam sepakbola. Jika ada hanyalah kerja keras para pemain dan berusaha menaklukkan segala kesulitan yang ada,” pungkasnya. (m08/mrc/uefa)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2