Waspada
Waspada » Markas Madrid Beralih Fungsi
Olahraga

Markas Madrid Beralih Fungsi

LaLiga

MADRID (Waspada): Real Madrid sepakat untuk mengalihfungsikan markasnya Stadion Santiago Bernabeu (foto) menjadi pusat penyimpanan alat-alat kesehatan untuk memerangi wabah virus corona di Spanyol.

Langkah itu ditempuh sebagai bentuk kerja sama antara Real Madrid dengan Dewan Superior Olahraga Spanyol dalam gerakan terpadu untuk mendukung kebijakan darurat nasional.

“Sebagai hasil kolaborasi antara kedua pihak, Santiago Bernabeu akan dialihfungsikan menjadi pusat penyimpanan alat-alat kesehatan hasil donasi untuk memerangi pandemi ini,” demikian dikutip dari laman resmi Madrid, Jumat (27/3).

“Semua peralatan nantinya akan diteruskan kepada otoritas kesehatan Spanyol yang sesuai kebijakan pemerintah untuk mengatur penggunaannya secara optimal dan efisien di masa darurat ini,” tambah pernyataan itu.

Terbesar Kedua

Spanyol menjadi negara dengan jumlah kematian kedua terbesar di dunia akibat Covid-19 setelah Italia dengan korban jiwa lebih dari 4.000 orang dan lebih dari 56.000 telah terjangkit.

Pemerintah Spanyol mempertimbangkan kemungkinan menutup lebih banyak wilayahnya, setelah parlemen menyetujui perpanjangan status darurat yang sempat menuai perdebatan antar anggota dewan.

Walaupun demikian parlemen akhirnya menyetujui perpanjangan status darurat di Spanyol. Termasuk di dalamnya juga menambah masa karantina wilayah sehingga masyarakat harus tetap berada di rumah sampai 12 April.

Selama karantina berlangsung, warga diperbolehkan ke luar rumah hanya untuk bekerja, membeli makanan dan obat-obatan.

“Tidak mudah memperpanjang status darurat. Saya yakin opsi paling efektif menekan penyebaran virus dengan menjalani isolasi sosial,” kata Perdana Menteri Spanyol, Pedro Sanchez.

Beralih Fungsi

Fasilitas kesehatan di Spanyol kewalahan menerima pasien. Selain Santiago Bernabeu, arena bermain ski es di Madrid pun telah beralih fungsi menjadi tempat penyimpanan jasad korban.

Di luar arena tersebut, banyak mobil jenazah terparkir. Lokasi itu sebelumnya merupakan tempat cukup populer bagi anak-anak yang ingin merayakan ulang tahun.

“Klub juga membuka lebar kepada berbagai pihak, terutama yang bergerak di bidang olahraga untuk menyampaikan donasi, baik dalam bentuk uang maupun alat-alat yang dibutuhkan Kementerian Kesehatan,” kata Madrid.

Pemerintah Spanyol pun berupaya keras menyediakan perlengkapan pelindung seperti masker, alat kebersihan, sarung tangan, dan alat bantu pernapasan (ventilator).

Menurut Menteri Kesehatan Salvador Illa, pemerintah telah memesan perlengkapan medis dan alat pemeriksaan Covid-19 senilai 432 juta euro atau setara 471,4 juta dolar AS dari China.

Otoritas di Spanyol juga meminta bantuan alat pelindung diri dan ventilator ke negara anggota Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO). Alat tersebut digunakan tenaga medis untuk merawat pasien. (m15/afp/rtr)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2