Waspada
Waspada » Mantan Wasit FIFA Asal Sumut Tutup Usia
Olahraga

Mantan Wasit FIFA Asal Sumut Tutup Usia

Dok. Waspada
Dok. Waspada

MEDAN (Waspada): Keluarga Besar Asprov PSSI Sumatera Utara berduka.

Salah satu pengurus yang membidangi komite wasit, Ngadiman Asri (foto), meninggal dunia, Sabtu (12/9) pukul 12:00 WIB.

Mantan Wasit FIFA tahun 1994-1998 itu mengembuskan nafas terakhirnya dalam usia 67 tahun setelah sempat mendapatkan perawatan medis di RS Vita Insani Kota P Siantar.

Almarhum meninggal dunia dengan meninggalkan istri Nurhaida, lima orang anak, dan sembilan cucu.

Jenazah almarhum disemayamkan di rumah duka Dusun III, Desa Mangkai Baru, Kecamatan Limapuluh, Kabupaten Batubara.

Rencananya almarhum akan dimakamkan, Minggu (13/9) sebelum shalat zuhur.

Anak ketiga almarhum, Riswanda, mengatakan ayahnya mendapatkan perawatan medis hanya semalam saja di RS Vita Insani.

Selama ini ayahnya tidak ada mengeluh sakit.

Bahkan pada Minggu (6/9) masih menghadiri Kongres Askab PSSI Deliserdang.

“Kami keluarga yang ditinggalkan sangat berduka dan sangat kehilangan sosok ayah yang selama ini menjadi contoh teladan kami anaknya. Kami keluarga almarhum mohon maaf jika selama hayatnya ayah kami ada membuat kesalahan, khususnya kepada seluruh pengurus Asprov PSSI Sumut dan insan sepakbola pada umumnya,” ujar Riswanda saat dihuhungi Waspada.

Ucapan bela sungkawa disampaikan Ketua Asprov PSSI Sumut, Kodrat Shah, melalui Sekum Ir Fityan Hamdy.

Menurut Fityan, Asprov PSSI Sumut sangat kehilangan sosok yang selama ini menjadi contoh, panutan, dan pengayom para wasit di Sumut bahkan di Indonesia.

“Seperti kita ketahui bersama, almarhum pernah menjabat Ketua Departemen Wasit PSSI Pusat di masa Ketum PSSI Bapak Edy Rahmayadi. Sebagai wasit, almarhum pernah menjadi wasit FIFA. Kami pengurus Asprov Sumut sangat kehilangan almarhum,” ucap Fityan.

Sebagai Komite Wasit Asprov PSSI Sumut, Almarhum Ngdiman Asri juga aktif menjadi instruktur wasit Nasional.

Salah satu penampilan almarhum selama menjadi wasit FIFA adalah saat memimpin pertandingan antara Timnas Indonesia vs klub Sirie A Italia, Sampdoria di Stadion Teladan Medan pada tahun 1996.

Selamat jalan Pak Ngadiman Asri.

Semoga Allah mengampuni segala kesalahanmu.

Segala amal baikmu, khususnya dalam ikut membangun sepakbola Indonesia menjadi jalan mendapatkan syurganya Allah Swt. (m18)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2