Waspada
Waspada » Makna Selebrasi Virtual Maddison
Olahraga

Makna Selebrasi Virtual Maddison

LCFC

LONDON (Waspada): Leicester City memanaskan rivalitas di papan atas klasemen sementara Liga Premier, selepas membungkam Southampton 2-0 pada matchday 18.

Gol-gol James Maddison dan Harvey Barnes dalam laga kandang di Stadion King Power, Sabtu (Minggu WIB) itu, membuat Leicester kini mengoleksi nilai 35.

Tim besutan Brendan Rodgers itu menggusur posisi juara bertahan Liverpool (33) yang terlibat bigmatch dengan pemimpin klasemen Manchester United dinihari tadi di Stadion Anfield.

Tuan rumah The Foxes yang tampil sangat dominan, baru mampu memecahkan kebuntuan menit 37. Maddison melepaskan tembakan dari sudut sempit untuk menaklukkan kiper Alex McCarthy.

Maddison (foto) lantas merayakan golnya dengan cara yang unik. Gelandang bernomor punggung 10 itu berlari ke pinggir lapangan, sebelum menjabat tangan bayangan rekan-rekannya serta melakukan tos secara virtual.

Gelandang berusia 24 tahun itu melakukan hal demikian sesuai peraturan Pemerintah Inggris yang melarang pemain berpelukan dengan rekan-rekannya saat merayakan gol. Larangan itu dikeluarkan demi mencegah penyebaran virus corona varian baru di kalangan pesepakbola.

“Jika hal-hal kecil itu dibutuhkan agar sepakbola terus berlanjut, maka jadilah. Kami diminta untuk tidak berkumpul, jadi saya berusaha meresponsnya dengan riang,” jelas Maddison, seperti dikutip dari Goal, Minggu (17/1).

“Pesepakbola terus mendapat kritik dan senang rasanya sedikit mematuhi aturan. Saya tidak yakin ada orang di negara ini yang ingin sepakbola berhenti (lagi),” tambah gelandang kelahiran Coventry City pada 23 November 1996 tersebut.

Southampton yang tempur tanpa striker Danny Ings, hampir membalasnya. Namun tembakan Ryan Bertrand menyambut umpan terobosan dari James Ward-Prowse mampu ditepis secara gemilang oleh kiper Kasper Schmeichel empat menit jelang turun minum.

Tim tamu memasuki babak kedua dengan peluang bagus untuk mencetak gol balasan. Tetapi Schmeichel kembali melakukan penyelamatan gemilang atas tembakan melengkung William Smallbone.

Menit 73 Schmeichel sudah tak mampu menjangkau bola tembakan jarak jauh Stuart Armstrong. Tapi kali ini mistar gawang menjadi penyelamat Leicester.

Dua menit berselang, giliran peluang Leicester yang raib karena bola sepakan Barnes masih bisa disapu oleh Jan Bednarek sebelum melewati garis gawang Soton.

Lima menit jelang bubaran waktu normal, Jamie Vardy punya kesempatan begitu bagus untuk menggandakan keunggulan Leicester. Hanya saja McCarthy mampu menggagalkan peluang itu.

Tiga poin betul-betul dipastikan dalam genggaman tangan Foxes pada menit kelima injury time. Barnes mengunci kemenangan dengan ketenangannya menyelesaikan umpan terobosan Youri Tielemans.

Kedua tim sama-sama akan bermain lagi, Selasa (19/1). Leicester menjamu Chelsea dan Southampton menghadapi tim strata ketiga Shrewsbury Town pada laga putaran ketiga Piala FA. (m08/goal)

 

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2