Waspada
Waspada » Makna Manajer Soton Sanjung Tuchel
Olahraga

Makna Manajer Soton Sanjung Tuchel

Daily Mail

LONDON (Waspada): Ralph Hasenhuttl, pelatih Southampton asal Austria, menyanjung manajer anyar Thomas Tuchel (foto kanan) yang mampu memulihkan prestasi Chelsea serta membuat Timo Werner (foto kiri) kembali berbahaya.

Hanya saja sanjungan Hasenhuttl bisa bermakna lain, sebab diumbarnya tepat jelang laga kandang Soton melawan London Blues pada matchday 25 Liga Premier, Sabtu (20/2) malam mulai pkl 1930 WIB.

“Saya rasa dia (Tuchel) menuju ke arah yang baik. Mereka memiliki begitu banyak pemain ofensif dengan kualitas bagus,” sanjung Hasenhuttl melalui Football London, Jumat (19/2).

“Saya selalu melihat Timo mampu menjadi bagian tim yang baik. Saya pikir Thomas terutama Zsolt (Low) yang pernah di Leipzig, tahu persis bagaimana menangani Timo,” papar pelatih berumur 53 tahun tersebut.

Sejak mengambil alih kursi manajer The Blues dari Frank Lampard pada Januari lalu, Tuchel menghasilkan lima kemenangan dan sekali imbang. Mantan pelatih Borussia Dortmund dan Paris SG itu sukses mengatrol Si Biru ke peringkat empat klasemen Liga Premier dan lolos ke perempatfinal Piala FA.

Hasenhuttl yang mengorbitkan Werner ketika membesut RB Leipzig pada 2016-2018, menilai Tuchel bakal mampu mengeksploitasi kehebatan bomber Jerman berumur 24 tahun itu. Sebab Chelsea kini juga punya Zslot Low di kursi asisten manajer. Low mantan asisten Hasenhuttl di Leipzig.

“Kini ada lebih banyak ruang dan dia (Werner) bisa lebih banyak berlari dari belakang. Itu membantunya untuk menunjukkan sedikit lebih banyak kualitas yang dimilikinya,” papar mantan penyerang Timnas Austria tersebut.

“Saya selalu mengatakan bahwa dia memiliki kualitas untuk tampil bagus dan mencetak gol. Namuin akan ada persaingan sengit, karena Chelsea punya banyak pemain bagus,” tambah Hasenhuttl.

Tuchel sendiri menyadari dominasi para pemain muda seperti Werner dapat membuat emosi pasukan London Biru cenderung tidak stabil.

“Saat saya bahagia, saya dapat memberi tahu mereka bahwa saya senang dengan sikap, penampilan dan suasana di ruang ganti,” tutur Tuchel.

“Bagi saya, penting juga untuk membangun kepercayaan dan hubungan yang dapat kita andalkan. Anda tidak boleh menghukum, menghina dan meneriaki mereka di depan tim,” pungkasnya. (m08/fl)

 

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2