Waspada
Waspada » Legenda Tinju Leon Spinks Tutup Usia
Olahraga

Legenda Tinju Leon Spinks Tutup Usia

Twitter

LOS ANGELES (Waspada): Kabar duka kembali datang dari tinju dunia. Legenda tinju dunia yang pernah mengalahkan Muhammad Ali, Leon Spinks (foto), meninggal dunia pada usia 67 tahun.

Sebagaimana diwartakan Daily Mail, Minggu (7/2), Leon Spinks meninggal dunia setelah lima tahun berjuang melawan kanker prostat.

Manajemen Spinks, The Firm PR & Marketing, mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa sang legenda tinju dunia itu meninggal pada Jumat 5 Februari 2021 malam waktu setempat.

Hanya ada sang istri, Brenda Glur Spinks dan beberapa teman dekat serta keluarga lain yang diizinkan hadir di kediaman Leon Spinks. Hal ini terjadi akibat merebaknya virus Covid-19 saat ini.

Kepergian Spinks tentu saja meninggalkan duka mendalam untuk dunia tinju. Sebab, ia merupakan salah satu petinju hebat dan tersohor selama kariernya. Spinks yang dijuluki Neon Leon, berkompetisi secara profesional di dunia tinju pada 1977-1995.

Petinju asal Amerika Serikat itu pun menjlema menjadi bintang setelah melewati delapan pertarungan. Salah satunya mempertemukan Spinks dengan legenda tinju dunia, Muhammad Ali. Spinks pun memenangkan duelnya melawan The Greatest -julukan Muhammad Ali- hingga menyabet sabuk juara kelas berat pada 1977

Sebelum menjadi petinju profesional, Spinks bekerja di Korps Marinir Amerika Serikat selama tiga tahun, mulai dari 1973 hingga 1976. Kemudian, dia banting setir dengan menjadi petinju dan memenangkan medali emas di Olimpiade Musim Panas 1976 di Montreal.

Penghargaan membanjiri Spinks selama masa hidupnya. Dia juga memenangkan medali di Kejuaraan Dunia dan Pan American Games. Dengan kondisi ini, tak ayal kepergiannya pun membuat banyak pihak berduka, termasuk dirasakan oleh President of the World Boxing Council, Mauricio Sulaiman.

“Beristirahatlah dalam damai, Leon Spinks. Peraih medali Olimpiade, peraih medali Pan American, dan tentu saja juara kelas berat WBC,” tulis Mauricio Sulaiman di akun Twitternya.

Meski sempat bersinar cerah dalam dunia tinju, karier Spinks dengan cepat menurun setelah kelalahannya dalam duel ulang melawan Muhammad Ali. Duel itu digelar selang tujuh bulan dari pertarungan pertamanya. Spinks akhirnya memilih penisun pada 1995. (m18/dm)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2