Lega Matador Lolos - Waspada

Lega Matador Lolos

  • Bagikan
BINTANG kemenangan Spanyol Alvaro Morata (tengah), merayakan golnya ke gawang Swedia di Stadion La Cartuja, Sevilla. Eurosport

MADRID (Waspada): Entrenador Luis Enrique dan kapten Sergio Busquets, mengaku lega Spanyol memastikan lolos Piala Dunia 2022 Qatar setelah mengatasi Swedia 1-0 pada matchday pamungkas Kualifikasi Grup B.

“Saya telah menghilangkan beban berat dari pundak saya. Saya seperti membawa ransel seberat 100kg,” ucap Enrique lewat Football Espana, Senin (15/11).

“Saya lebih merasakan tekanan di tahap kualifikasi ini dibanding di Euro atau empat besar Nations League,” klaim mantan pelatih Barcelona itu.

El Matador memastikan lolos, Minggu (Senin WIB), berkat gol larut yang dicetak striker Alvaro Morata. Kemenangan tipis itu membuat Spanyol menjuarai Grup B dengan kemasan 19 poin dari 8 pertandingan, unggul empat angka di atas Swedia.

“Sekarang saya fokus untuk memiliki Piala Dunia yang bagus. Saya tahu bahwa jika seorang pelatih tidak menang, dia akan menerima kritikan,” tutur Enrique.

“Kami telah bekerja keras sebagai sebuah grup. Kami melakukannya dengan sangat baik, tetapi terkadang belum mencapai hasil yang pantas kami dapatkan,” timpal Busquets.

 “Lega rasanya bisa memuaskan mereka yang percaya pada kami, Ini penting dan secara bertahap kami telah memenangkan hati orang-orang,” tambah gelandang andalan Barcelona tersebut.

Kemenangan kandang Sevilla itu, pantas diraih Matador yang memang tampil dominan dengan 72 persen penguasaan bola dan melepaskan 12 percobaan tembakan, empat di antaranya menemui sasaran.

Morata membuat kelolosan La Furia Roja cukup dramatis. Sebab penyerang Juventus itu baru mampu mencetak gol empat menit jelang bubaran waktu normal di Stadion La Cartuja.

Gol berawal dari tembakan jarak jauh spektakuler Dani Olmo yang membentur mistar gawang Swedia. Bola muntah berhasil disambar secara sigap oleh Morata untuk memperdaya kiper Robin Olsen dengan sontekan jarak dekat.

“Semuanya berjalan baik, tetapi tidak ada yang mengatakan akan mudah menghadapi lawan yang menutup pertahanan dengan sangat baik dan mencari transisi dengan penyerang cepat,” jelas Busquets.

“Kami mendominasi dan pada akhirnya itu berjalan sukses. Saya sangat senang untuk orang-orang yang telah membawa kami ke sini dan saya lega berada di Piala Dunia,” tambahnya.

Hanya butuh hasil imbang untuk mengunci tiket putaran final ke-16 kali sepanjang sejarah, Spanyol malah memantapkan langkah dengan kemenangan. Swedia finis sebagai runner-up dengan 15 poin dan harus melalui fase playoff.

“Ini momen unik, kami menderita tetapi kami bahagia. Hal terpenting adalah bagaimana dia (Enrique) memperlakukan pemain, lantas bagaimana dia menyampaikan apa yang diinginkan,” kata Jordi Alba, bek kanan Barca yang kembali masuk skuad timnas.

“Dia tahu banyak dan membuat Anda waspada di setiap menit. Dia pelatih yang adil kepada semua orang dan memberi kami kesempatan,” pungkas Alba. (m08/fe/mrc)

  • Bagikan