Laga Amal Kenang Edwin Daud - Waspada

Laga Amal Kenang Edwin Daud

  • Bagikan

MEDAN (Waspada): Laga amal untuk mantan pemain PSMS, Almarhum Edwin Daud berlangsung sukses di Stadion Kebun Bunga Medan, Minggu (23/8).

Ketua Mantan Pemain PSMS, Witya Fusen didampingi Sekretaris Arianto dan Bendahara HM Siddik mengatakan laga amal ini diikuti enam tim. Keenam tim dimaksud adalah Mantan PSMS, Bank Sumut, Kosek Hanudnas, Pemprovsu, Bintang Timur, dan PSMS Jr 88.

Menurut Fusen, Edwin Daud saat memperkuat PSMS menampati posisi gelandang serang dan pernah menjadi kapten tim. Fusen mengaku sangat terkejut dengan meninggalnya Edwin Daud karena suatu penyakit yang begitu mendadak.

“Seminggu sebelum meninggal dunia, Edwin Daud masih aktif berkumpul bermain di Stadion Kebun Bungan pada Minggu pagi lalu. Pagi itu almarhum tidak ada mengeluhkan apa-apa. Hanya mengatakan lututnya sering ngilu akibat cedera lama,” ujar Fusen.

Lalu, lanjut Fusen, pada Minggu 16 Agustus 2020 ketika hendak shalat subuh di Masjid dekat kediamannya di kawasan Jl. Perwira Sunggal, almarhum Edwin mengeluh kepada istrinya badannya kurang enak, kemudian dia pulang istirahat dan sempat dibawa ke rumah sakit.

“Namun Edwin sudah tak sadarkan diri dan akhirnya menghembuskan nafas terakhirnya. Kepergian Edwin begitu cepat karena usianya baru mencapai 49 tahun. Edwin meninggalkan seorang istri dan dua anak,” tegasn Fusen.

Edwin Daud yang seangkatan Sugiar, Suriadi, Ismail Warta, Witya Fusen tercatat sebagai pegawai Bank Sumut bersama mantan pemain PSMS lainnya di antaranya Ismail Warta, A Rahman (bedul), Syahruddin Fajar, Drs. Freddy Hutabarat, HTM Jefri dan lainnya.

Terkait laga amal, Fusen mengatakan laga berlangsung marathon tanpa henti dengan durasi masing-masing laga 20 menit. “Bukan untuk mencari siapa pemenangnya, tapi untuk aksi peduli sekaligus ajang silaturahim mengenang jasa-jasa almarhum Edwin Daud,” tambahnya.

Sekretaris Mantan Pemain PSMS, Arianto, berterimakasih kepada tim yang telah berpartisipasi. “Alhamdulillah, laga amal ini berhasil mengumpulkan sejumlah dana yang dalam waktu dekat akan diserahkan kepada keluarga Edwin Daud,” ucap Arianto. (m33)

  • Bagikan