Kustiono, Pelatih PPLPD Aceh Tutup Usia - Waspada

Kustiono, Pelatih PPLPD Aceh Tutup Usia

  • Bagikan
KUSTIONO (tengah) bersama Amiruddin (kanan) dalam sebuah kesempatan. Waspada/ist

BANDA ACEH (Waspada): Pelatih Tim Sepakbola Pusat Pendidikan dan Latihan Pelajar Daerah (PPLPD) Aceh, Kustiono, menghembuskan nafas terakhir, Jumat (2/4) dini hari di Sigli, Pidie. Ia berpulang dalam usia 59 tahun.

Informasi yang dikumpulkan Waspada menyebutkan, sebelum meninggal dunia, Kustiono sempat menjalani perawatan selama dua malam di Rumah Sakit Meuraxa, Banda Aceh.

“Setelah itu, keluarga sepakat membawa almarhum pulang kampung istrinya di Kembang Tanjong,” kata Asisten Pelatih Tim PPLPD Aceh, Saiful Imran.

Ia menyebutkan, Pak Kus — sapaan akrab Kustiono, sebelum meninggal, sempat membaik.“Beliau ada penyakit gula (diabetes), darah tinggi, prostat juga,” sebut mantan pemain PSAP Sigli ini.

Saiful mengatakan dalam beberapa bulan terakhir, dirinya memang paling dekat dengan almarhum selama melatih di PPLPD. Ia mengaku kagum dengan sosok Kustiono dan belajar banyak pada sosok pelatih yang cukup akrab dengan sepakbola Aceh ini.

“Sebelum masuk rumah sakit beliau berpesan, minta saya untuk menjaga anak-anak. Program-program latihan tetap diteruskan, karena itu sudah sangat bagus,” ungkap Saiful.

Saiful merasa bersedih karena ucapan Alm Kustiono yang mengaku dirinya benar-benar sakit. “Saya ini sudah benar-benar sakit. Tidak main-main ini. Tolong jaga anak-anak,” kata Saiful meniru ucapan Kustiono sebelum berpulang.

Mantan Pelatih Kiper PPLPD Aceh, Amiruddin, juga merasa amat kehilangan almarhum. Apalagi, almarhum juga ikut melatih tim Mutiara Raya, Beureuneun, Pidie sebelum PPLP aktif kembali. PPLPD Aceh sempat vakum akibat pandemi Covid-19.

Amir sudah bersama Kustiono di PPLPD sejak 2018. Di tahun pertamanya di PPLPD Aceh, Kustiono sukses mempersembahkan juara saat Aceh menjadi tuan rumah.

“Kami semua sangat kehilangan dengan kepergian Pak Kus. Semoga almarhum mendapat tempat yang layak di sisi Allah,” ucap dia.

Katanya, Kustiono dimakamkan di kampung istrinya, Murni di Gampong, Kayee Panyang, Kembang Tanjong, Pidie. Sekira 17 kilomoter dari Sigli ibu kota Kabupaten Pidie.

Sebelum membesut tim PPLPD Aceh, almarhum merupakan Pelatih PSAP Sigli. Kemudian dia juga melatih PSMS Medan menggantikan Suimin Diharja pada musim Divisi Utama Liga Indonesia 2009-2010. (b04/C)

 

.

  • Bagikan