Sumut Berharap Emas Atletik, Biliar - Waspada

Sumut Berharap Emas Atletik, Biliar

  • Bagikan
KOORDINATOR Suporter Sumut Yosep Aritonang (2 kiri), diskusi dengan Ketua Umum KONI Sumut John Ismadi Lubis serta Waketum III Yanto Pasaribu, Waketum II Sakiruddin dan Kabid Binpres Dr Budi Valianto di Mimika, Papua, Minggu (3/10) malam. Waspada/Jonny Ramadhan Silalahi

MIMIKA (Waspada): Kontingen Sumatera Utara berharap medali emas cabang olahraga atletik dan biliar dari Klaster Mimika pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua.

Harapan demikian disampaikan Ketua Umum KONI Sumut John Ismadi Lubis saat menyaksikan pertandingan cabor biliar yang baru dimulai di Timika, Papua, Minggu (3/10).

“Di Klaster Mimika ini kita berharap mendapat medali emas dari atletik dan biliar. Khusus atletik sudah lama sekali tidak menyumbangkan emas bagi Sumut,” jelas John Lubis yang baru tiba dari Jayapura.

Didampingi Waketum II KONI Sumut Sakiruddin, Waketum III Yanto Pasaribu beserta unsur pengurus Dr Budi Valianto, Jonny Ramadhan Silalahi, Pujianto dan Saiful Edrian, dia yakin kali ini atletik bakal mampu berbuat.

“Saya yakin atletik bisa, terutama dari atlet kita yang berada di pelatnas seperti Pretty Sihite, Agustina Manik, Abdul Hafiz dan Welman Pasaribu. Tapi kita tidak tahu pasti di mana posisi mereka sekarang,” ujarnya lagi.

“Sebab sudah hampir dua tahun tidak ada kompetisi akibat pandemi virus corona. Hafiz terkadang lemparannya sangat bagus, bahkan melewati rekor nasional, tetapi kan kondisi di Timika beda mungkin,” tambah John Lubis.

Dia pun tidak berani membebankan secara pasti berapa medali emas yang bisa didulang tim atletik yang dimanajeri AKBP Parlautan Siregar. Begitu pula dengan tim biliar pimpinan Achmad Fadil Nasution.

“Biliar kabarnya ditargetkan empat emas. Karena mereka komit, saya optimis mereka dapat memenuhinya, bahkan melampaui target,” papar John Lubis.

Menurutnya, PON XX Papua banyak sekali memberikan pelajaran dan pengalaman, karena hampir semua provinsi tidak ada melakukan try-out ataupun training camp.

“Kita bahkan tidak bisa memprediksi kondisi atlet kita karena kevakuman kompetisi. Tapi ada beberapa cabang yang pembinaannya bagus tetap bisa menghasilkan prestasi, contohnya wushu,” tegas John Lubis.

“Begitu juga dengan sepatu roda sebagai cabor baru penghasil medali (2 perak) bagi kita. Ini semuanya juga nanti akan kita poles lagi untuk PON 2024,” tambahnya.

Dia juga melihat tuan rumah Papua sangat berambisi di semua cabang olahraga dengan menghalalkan banyak hal untuk menghasilkan emas`

“Itu semua tentu masuk dalam perhitungan kita. Tapi Insya Allah kita bakal mampu menembus posisi 10 besar,” pungkas John Lubis. (m08)

  • Bagikan