KONI Salut Prestasi Boling Sumut

  • Bagikan
KABID Organisasi KONI Sumut M Syahrir (kiri), Wakabid Organisasi Zeini Zen dan Wasping Cabor Boling Perry Iskandar (2 kanan), foto bersama atlet boling junior dan Ketua Pengda PBI Sumut Hj Rayati Syafrin (tengah) di RM Miramar, Medan, Selasa (7/12) malam. Waspada/Ist

MEDAN (Waspada): KONI Sumatera Utara mengapresiasi Tim Boling Pelatda Sumut yang meraih prestasi membanggakan dalam mengikuti Kejuaraan Nasional Boling Soetopo Jananto 2021 di Jakabaring Sport City (JSC) Bowling Center, Palembang.

Dalam Kejurnas yang berlangsung 29 November-4 Desember 2021 itu, Tim Boling Pelatda Sumut menyabet 1 medali emas, 6 perak dan 5 perunggu. Medali emas bahkan diraih dari nomor paling bergengsi Master Putri lewat Nadia Pramanik usai mengalahkan atlet Jatim.

“Selamat kepada atlet yang sudah berprestasi. Kita salut dengan perjuangan atlet boling Sumut. Walau tanpa didukung lintasan, peboling Sumut masih mampu berprestasi di Kejurnas,” ujar Kabid Organisasi KONI Sumut M Syahrir mewakili Ketua Umum KONI Sumut John Ismadi Lubis saat jamuan makan malam atlet boling Sumut di Medan, Selasa (7/12).

Didampingi Wakabid Organisasi M Zeini Zen dan Wasping Cabor Boling KONI Sumut Perry Iskandar, Syahrir yakin jika didukung lintasan yang representatif, prestasi boling Sumatera Utara akan lebih meningkat.

 “Kami melihat Sumut memiliki atlet-atlet boling potensial. Pengda PBI Sumut  melakukan regenerasi atlet dengan sangat baik. Ini artinya boling potensial menjadi cabor andalan bagi Sumut, khususnya pada PON 2024 saat Sumut tuan rumah bersama Aceh,” katanya.

M Syahrir juga mengapresiasi semangat Ketua Umum Pengda PBI Sumut, dr Hj Rayati Syafrin MBA. Walau sudah sangat senior, tetap punya semangat luar biasa dalam mendukung pembinaan olahraga di Sumut, khususnya cabor boling.

“Semangat pengurus cabang olahraga seperti ditunjukkan Ketua Umum PBI Sumut perlu dicontoh pengurus cabor lainnya. Tadi menurut pengurus, Ibu Rayati terus mendampingi atlet selama bertanding di Kejurnas. Ini patut diapresiasi,” katanya.

Untuk itu, M Syahrir berharap semangat pengurus PBI dan potensi atlet boling Sumut harus didukung Pemerintah Provinsi Sumatera Utara. Terutama untuk segera mewujudkan hadirnya lintasan boling yang representatif.

“Gedung bowling center kan sudah dibangun. Tinggal lintasan yang belum ada. Persoalannya apa? Ayo kita duduk bersama mencari solusinya, karena jangan sampai boling menjadi salah satu cabor PON 2024, tapi kita tidak punya lintasan,” ucap M Syahrir.

M Syahrir berkeyakinan jika nantinya Sumut memiliki lintasan, maka 6 medali perak Kejuras di Palembang bisa disepuh menjadi emas. “Kejurnas itu kan menjadi gambaran atau tolok ukur awal prestasi atlet di daerah. Kita melihat boling Sumut sangat potensial,” katanya lagi.

Tim Boling Pelatda Sumut menyabet 1 medali emas disumbangkan Nadia Pramanik dari nomor master putri. 6 medali perak didapat dari Nadia Pramanik (tunggal putri dan all event), Hardy Rachmadian (all event putra), Nadia Pramanik/Aldila Indryati (ganda putri), Hardy Rachmadian, Imam Wiguna, Adyandra Anugra (trio putra), Nadia Pramanik, Aldila Indryati, dan Fioni Faradilla (trio putri).

Lima medali perunggu disumbangkan Hardy Rachmadian (tunggal putra), Ruby Herpin (tunggal junior putri U-18), Fioni Faradilla (tunggal junior putri U-23), Hardy Rachmadian/Imam Wiguna (ganda putra), dan Aldila Indryati (master putri). (m18)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *