KONI Minta Dayung Angkat Marwah Aceh - Waspada

KONI Minta Dayung Angkat Marwah Aceh

  • Bagikan
PENGURUS KONI Aceh pose bersama atlet dayung. Waspada/Munawardi

BANDA ACEH (Waspada): Ketua Umum KONI Aceh, Muzakir Manaf meminta atlet dayung mengangkat marwah olahraga Aceh dengan meraih medali emas di Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua pada 23 September hingga 15 Oktober 2021.

“Saya minta atlet tetap disiplin dan tingkat semangat latihan menjelang berlomba di Papua,” ujar pria akrab disapa Mualem melalui Wakil Ketua Umum II Bidang Pembinan Prestasi KONI Aceh, Drs Bachtiar Hasan M.Pd, Selasa (27/7).

Hal itu diungkapkan saat melepas tim dayung Aceh try-out (ujicoba) di Jatiluhur dan dilanjutkan training camp (pemusatan latihan) ke Cipulir, Jawa Barat. Turut melepas tim dayung Aceh, Bendahara Umum Saifuddin, Wakil Sekretaris Umum Dr Mansur MKes.

Dalam mengikuti try-out dan traning camp ini, tim dayung Aceh berkekuatan delapan atlet terdiri atas empat putra dan empat putri, didampingi masing-masing satu orang ofisial, pelatih dan juru teknis.

Mualem menargetkan dayung dapat meraih satu medali emas. Para atlet sudah diberikan kesempatan menjalani pemusatan latihan daerah (Pelatda) dua tahun, sisa 70 hari lagi menjelang berlaga di PON harus benar-benar disiplin, lebih semangat, fokus berlatih.

“Angkat olahraga dayung Aceh yang pernah meraih medali PON 1985, sehingga olahraga ini bisa menjadi prioritas menghadapi PON XXI/2024 Aceh-Sumut,” katanya.

Bachtiar Hasan menyebutkan, melalui try-out dapat mengukur kemampuan para atlet yang telah menjalani Pelatda selama ini. Kata dia, dengan kondisi pandemi Covid-19 yang masih terus melanda, cabang olahraga lain sudah tidak bisa lagi melakukan ujicoba ke luar Aceh.

“Atlet dayung masih diberi kesempatan try-out. Carilah ilmu semaksimal mungkin untuk meningkatkan fisik dan tehnik,” ujar Bachtiar yang juga Ketua Pelatda atlet Aceh menuju PON Papua.

Ketua Umum Pengurus Provinsi Persatuan Dayung Seluruh Indonesia (Pengprov PODSI) Aceh, Teuku Sulaiman Badai yang mendampingi para atlet dalam pelepasan itu, mengatakan delapan atlet yang dipersiapkan selama ini melalui Pelatda setelah lolos dalam Prakualifikasi PON di Jatiluhur 2019 dan siap berlomba di PON Papua.

Sulaiman mengatakan, untuk memantapkan dan lebih fokus dalam latihan persiapan menjelang berlomba di Papua, para atlet selain try-out di Jatiluhur juga Pelatda dalam bentuk training camp atau latihan terpusat di Cipulir, Jawa Barat.

Atlet kita mulai try-out 28-31 Juli di Jatiluhur. Training camp 31 Juli hingga 23 September, setelah itu langsung berangkat ke Papua dari Bandung, Jawa Barat,” katanya.

Ia menyebutkan, dayung Aceh all-out untuk meraih medali di PON Papua. “Inilah upaya semaksimal mungkin yang terus kita lakukan hingga berlomba di PON nanti untuk meraih medali,” ujarnya.

Kedelapan pedayung Aceh di bagian putra yaitu Zulfahmi nomor kayak IV jarak 500 meter, Aulia Urrahman (kayak I 200 m dan 500 m), Fatahillah (kayak IV 500 m) dan Khairil Munawir (kayak IV 500 meter).

Bagian putri, Wahyuni nomor kayak I dan IV 500 meter. Mulia Risma (kayak II dan IV 500 m), Dwi Ferisca (kayak II d IV 500 m) dan Eva Lesteriana (kayak IV 500 meter).

Para atlet didampingi pelatih, Suheri, Darsono dan seorang juru tehnis Marwin Fikri. “Pada PON nanti, atlet putra dan putri akan turun berlomba masing-masing di tiga nomor,” tutur Suheri. (b04/C)

 

 

  • Bagikan