Waspada
Waspada » Koeman Khawatir Awal Buruk Barca
Olahraga

Koeman Khawatir Awal Buruk Barca

Yahoo

MADRID (Waspada): Entrenador Ronald Koeman khawatir Barcelona mencatatkan awal terburuk di kompetisi La Liga sejak 2002/2003 menyusul hasil imbang 1-1 di markas Deportivo Alaves.

Akibat hasil minor pada jornada 8 di Stadion Mendizorroza itu, Sabtu (Minggu WIB), El Barca hanya mampu mengumpulkan delapan poin dari enam pertandingan.

“Saya khawatir dengan performa kami di lini depan. Ini bukan masalah sikap atau konsentrasi, tetapi menyangkut keyakinan di depan gawang,” kata Koeman melalui Marca, Minggu (1/11).

“Kami juga memberi Alaves gol. Jika Anda menciptakan peluang dan Anda hanya mencetak satu, itu tidak bagus,” sesal bek legendaris Barca dan Belanda tersebut.

Meski memenangkan dua laga Grup G Liga Champions atas Ferencvaros    5-1 dan Juventus 2-0, Lionel Messi (foto kanan) dan kawan-kawan gagal memenangkan empat laga terakhirnya di La Liga. Kemenangan terakhir Los Cules terjadi pada 1 Oktober saat melawan Celta Vigo.

Sejak itu Blaugrana ditahan imbang oleh Sevilla, Getafe dan Alaves, selanjutnya kalah 1-3 dalam El Clasico melawan tamunya Real Madrid pekan lalu di Camp Nou.

Terakhir kali memulai musim dengan sangat buruk 17 tahun silam, El Catalan finis di urutan keenam. Itu tentu kenangan yang sangat ingin dihindari Koeman. “Tentu saja saya khawatir kami hanya meraih dua poin dari 12 poin terakhir,” tegasnya.

“Saya pikir permainan tim secara umum sangat memuaskan. Jadi saya akan lebih khawatir jika kami tidak menciptakan peluang,” tambah mantan manajer Southampton dan Everton tersebut.

Gerard Pique cs akan mencoba bangkit saat menjamu Dynamo Kiev pada matchday 3 Grup G, Rabu mendatang. Kemudian saat menghadapi Real Betis pada jornada 9 La Liga pada 7 November.

Tampil mendominasi 79 persen penguasaan bola dan melepaskan tak kurang dari 25 percobaan tembakan sepanjang laga, tak cukup bagi Barca untuk memetik tiga poin penuh dari markas Alaves.

Barca bahkan kecolongan lebih dulu menit 31 akibat blunder kiper Alberto Neto yang gagal mengendalikan umpan balik dari Gerard Pique. Bola lantas direbut Luis Rioja untuk membawa Alaves mencuri keunggulan.

Sejumlah peluang sebetulnya diciptakan Barca sebelum gol itu. Tendangan kapten Messi bisa dihadang oleh bek tuan rumah Victor Laguardia yang berjaga di dekat tiang gawang.

Ketertinggalan itu berusaha diatasi Koeman dengan melakukan tiga pergantian pemain sekaligus saat turun minum. Dia memasukkan Miralem Pjanic, Pedri dan Trincao untuk menggantikan Sergio Busquets, Clement Lenglet dan Ousmane Dembele.

Barcelona lantas mendapat keuntungan menit 62, ketika Jota menerima kartu kuning kedua karena pelanggarannya terhadap Pique. Semenit kemudian situasi 11 lawan 10 bisa dimanfaatkan El Catalan untuk menyamakan kedudukan lewat gol Antoine Griezmann yang memperdaya kiper Fernando Pacheco dengan tembakan cungkilnya.

Hanya saja dominasi tim tamu tak membuahkan gol tambahan hingga peluit bubaran berbunyi. “Kami marah dan marah, karena kami menginginkan tiga poin,” klaim Griezmann.

“Kami banyak gagal di depan gawang, saya yang pertama. Kami memiliki banyak peluang, tetapi kami hanya mencetak satu gol,” ratap mantan mesin gol Atletico Madrid itu.

Blaugrana pun kini minus delapan poin dari juara bertahan Los Blancos yang memuncaki klasemen dengan 16 poin, setelah menggasak Huesca 4-1 di Stadion Alfredo Di Stefano, Madrid.

“Kami perlu memenangkan laga ini. Saya pikir kami banyak menekan mereka dan menciptakan banyak peluang terutama di babak kedua,” tutur Frenkie de Jong, gelandang Barca asal Belanda. (m08/goal/mrc)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2