Kodrat Shah: Sepakbola PPLPD Sumut Mesti Berbenah - Waspada

Kodrat Shah: Sepakbola PPLPD Sumut Mesti Berbenah

  • Bagikan
TIM Sepakbola PPLPD Sumut diabadikan bersama pengurus Asprov PSSI Sumut yang melakukan kunjungan dan melihat langsung latihan tim, Jumat (22/1). Waspada/Dedi Riono

MEDAN (Waspada): Pengurus Asprov PSSI Sumut dipimpin Ketua Umum Kodrat Shah mengunjungi sekaligus melihat langsung latihan tim sepakbola Pusat Pendidikan dan Latihan Pelajar Daerah (PPLPD) Sumut di Jl. Sekolah Pembangunan Medan, Jumat (22/1) sore.

Kunjungan pengurus Asprov PSSI Sumut diterima Kepala UPT Kebakatan Olahraga Dispora Sumut, Budi Syahputra dan Pelatih Kepala Tim Sepakbola PPLPD Sumut Reswandi. Kodrat Shah hadir bersama Wakil Ketua Asprov PSSI Sumut Barja Suihan SSos.

Turut hadir Exco Asprov PSSI Sumut Prof Fidel Ganis Siregar, Sekum Ir Fityan Hamdy serta pengurus Asprov PSSI Sumut lainnya Julius Raja dan Donny Latuperissa. Kodrat dalam kesempatan ini menyayangkan status cabor sepakbola dari PPLP menjadi PPLPD.

Status tersebut berubah setelah cabor sepakbola tidak lagi menjadi bagian dari program Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI. Di mana sejak tahun 2020 Kemenpora tidak lagi mengucurkan anggaran untuk cabor sepakbola pelajar Sumut.

Dengan demikian, pembiayaan pembinaan cabor sepakbola murni menjadi tanggungan Pemerintah Provinsi Sumut. “Ini tentu sangat disayangkan, mengapa bisa jadi begini tentu ada sebabnya. Harus dicari penyebabnya dan segera berbenah,” ujar Kodrat Shah.

Kodrat Shah berharap dengan berbenah, cabor sepakbola nantinya bisa kembali masuk dalam program Kemenpora RI, sehingga statusnya kembali menjadi PPLP. “Ini tentunya juga marwa Sumatera Utara, harus kita kembalikan,” ucapnya.

Dalam kesempatan ini, Kodrat Shah juga berharap PPLPD Sumut ke depan dapat melibatkan pengurus cabang olahraga dalam melakukan pembinaan atlet. “Misalnya sepakbola, PPLPD Sumut bisa bersinergi dengan Asprov PSSI Sumut,” katanya.

Sebelumnya, Wakil Ketua Asprov PSSI Sumut Barja Suihan yang sekaligus sebagai perpanjangan tangan dari Kemenpora RI, menjelaskan status cabor sepakbola dari PPLP menjadi PPLPD sejak tahun 2020.

Menurut Barja, ukuran keberhasilan pembinaan di PPLP di antaranya adalah prestasi dalam mengikuti Kejurnas Antar-PPLP dan kontribusi dalam melahirkan pemain untuk memperkuat Timnas Pelajar Indonesia.

“Tata kelola pembinaan dan pelatihan atlet juga menjadi perhatian Kemenpora. Dan dalam beberapa tahun terakhir cabor sepakbola PPLP Sumut dinilai kurang baik sehingga pada akhirnya dicoret dari program Kemenpora dan tidak lagi mendapat anggaran,” jelasnya.

Namun begitu, Barja mengatakan bahwa kesempatan cabor sepakbola kembali masuk program Kemenpora masih terbuka. Syaratnya harus berbenah. Tim sepakbola PPLPD Sumut harus dikelolah dengan lebih baik sehingga pembinaan dan prestasinya kembali meningkat.

“Kami sudah berbicara langsung dengan pihak Kemenpora. Mereka siap kembali menyalurkan anggaran untuk cabor sepakbola PPLPD Sumut setelah dibenahi. Tahun ini ada Kejurnas Antar-PPLP/PPLPD, tim Sumut harus tunjukkan mampu berprestasi,” katanya.

Kepala UPT Kebakatan Olahraga Dispora Sumut, Budi Syahputra, menyatakan pihaknya siap membenahi segala kekurangan, khususnya dalam pembinaan cabor sepakbola. Pihaknya juga siap bersinergi dengan Asprov PSSI Sumut.

“Saya baru saja bertugas sebagai Kepala UPT Kebakatan Olahraga. Kami menerima segala masukan dari pihak Asprov PSSI Sumut dan siap bersinergi. Harapan kami, cabor sepakbola PPLPD Sumut dapat kembali masuk dalam program Kemenpora,” ucap Budi.

Selain sepakbola, PPLP Sumut juga membina sejumlah cabang olahraga lainnya. Beberapa cabor masih tetap mendapat anggaran dari Kemenpora dan sebagian lagi murni menggunakan anggaran pemerintah daerah. (m18)

  • Bagikan