Waspada
Waspada » Klarifikasi Rumor Kampiun Reds
Olahraga

Klarifikasi Rumor Kampiun Reds

Euronews
Euronews

NYON, Swiss (Waspada): Badan Sepakbola Eropa (UEFA) mengklarifikasi rumor Liverpool akan dianugerahi gelar juara Liga Utama Inggris 2019/2020 jika kompetisi tak bisa diselesaikan akibat pandemi Virus Corona.

“Saya telah melihat dan mendengar beberapa berita palsu lagi bahwa UEFA akan menyarankan liga-liga untuk menyelesaikan kejuaraan sekarang dan memutuskan bahwa pemenangnya adalah klub-klub yang sekarang menempati posisi pertama,” jelas Presiden UEFA Aleksander Ceferin.

“Saya dapat mengatakan bahwa itu tidak benar. Tujuan kami adalah menyelesaikan liga dan kami tidak merekomendasikan hal seperti itu kepada asosiasi atau liga apa pun,” klaim Ceferin, seperti dilansir Mirror, Jumat (20/3).

Pihaknya sadar The Reds memiliki keunggulan 25 poin di atas tim peringkat dua Manchester City. Liverpool asuhan manajer Jurgen Klopp (foto kanan) hanya membutuhkan tambahan enam angka dari sembilan laga untuk memastikan kampiun.

Hanya saja Ceferin tak ingin klasemen sementara dijadikan sebagai hasil akhir. UEFA malah tengah berusaha untuk membuat liga-liga domestik di Eropa yang sedang ditangguhkan, bisa berjalan lagi sekaligus selesai paling lambat di akhir bulan Juni mendatang.

“Kemungkinan itu (liga batal) memang bisa saja terjadi, mengingat ini pandemi global yang tak bisa diprediksi. Tapi bukan berarti tim-tim tersebut, seperti Liverpool misalnya, bisa otomatis langsung juara,” tegas pria Slovenia berusia 52 tahun itu.

“Kami tak memikirkan itu, agenda dan intensi kami adalah bisa menyelesaikan musim 2019/2020. Kami semua sudah sepakat. Kami semua akan bekerja keras untuk itu, saya yakin akan ada jalan,” optimisme Ceferin.

Penundaan Diperpanjang

Sedangkan dari London dikabarkan bahwa kompetisi sepakbola Inggris musim 2019/2020, termasuk Liga Premier dan divisi-divisi di bawahnya, dipastikan akan berlanjut. Namun penundaan yang saat ini dilakukan karena pandemi COVID-19 potensial diperpanjang dari semula 3 April menjadi setidaknya 30 April mendatang.

Hal itu disampaikan dalam pernyataan bersama FA, Liga Premier, EFL (pengelola divisi Championship hingga Liga Dua), asoasiasi pemain (PFA), asosiasi manajer (LMA) dan pengelola kompetisi putri.

“Kami bersatu dalam komitmen untuk mencari cara melanjutkan kompetisi sepakbola musim 2019/2020. Juga memastikan semua laga liga dan piala domestik serta Eropa agar dimainkan sesegera mungkin ketika keadaan sudah aman,” tulis pernyataan tersebut.

Pernyataan itu juga mendukung sekaligus mengapresiasi keputusan UEFA mengundurkan jadwal Euro 2020 ke tahun 2021, demi memberi kesempatan liga-liga domestik di Eropa dirampungkan.

Dewan FA bahkan menyetujui ‘pelanggaran’ bersama atas AD/ART mereka yang mengamanatkan musim kompetisi sepakbola harus rampung sebelum tanggal 1 Juni di setiap tahunnya.

“Lebih jauh lagi, kami sepakat bahwa kompetisi sepakbola profesional di Inggris akan diperpanjang penundaannya sekurang-kurangnya hingga 30 April,” tulis pernyataan itu.

Dengan demikian Si Merah potensial mengakhiri puasa juaranya yang sudah berlangsung tiga dasawarsa. Reds hanya butuh enam dari kemungkinan 27 poin untuk menambah koleksi trofi liga tertingginya menjadi 19 buah.

Otoritas sepakbola Inggris pekan lalu telah memutuskan untuk menangguhkan seluruh kompetisi profesional sehubungan dengan meningkatnya kekhawatiran atas pandemi COVID-19. Di Britania Raya terdapat 1.954 orang tertular COVID-19 yang telah menimbulkan 55 korban jiwa. (m15/mrr/espn)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2