Waspada
Waspada » Keane Kritik Southgate Karena Kasus Maguire
Olahraga

Keane Kritik Southgate Karena Kasus Maguire

WASIT Jesus Gil Manzano memberikan kartu merah kepada bek Inggris Harry Maguire (kanan) akibat pelanggarannya terhadap pemain Denmark Kasper Dollberg di Stadion Wembley, London. UEFA

LONDON (Waspada): Gelandang legendaris Manchester United, Roy Keane, mengeritik manajer Inggris Gareth Southgate terkait kasus kartu merah bek Harry Maguire saat melawan Denmark pada matchday 4 UEFA Nations League.

Dalam laga yang berakhir dengan kekalahan 0-1 Inggris di Stadion Wembley, London, Rabu (Kamis WIB) tersebut, Maguire diusir wasit Jesus Gil Manzano akibat pelanggaran kerasnya terhadap pemain Denmark Kasper Dollberg.

Menurut Keane, Southgate tidak pernah berusaha menghibur bek Setan Merah MU ketika keluar dari lapangan. “Gareth menyatakan bahwa Harry mendapatkan dukungan penuh,” sindirnya, seperti dikutip dari ITV, Kamis (15/10).

“Tetapi saya kira terkadang dalam situasi demikian, Gareth mestinya tahu bahwa Harry tengah menghadapi masa yang sungguh berat baik di dalam maupun luar lapangan,” kritik pria Irlandia berusia 49 tahun itu.

Keane pun menceritakan kisah kelamnya ketika memperkuat Timnas Irlandia pada periode 1991-2005. Dia pernah mengalami kasus serupa, namun mendapat dukungan luar biasa dari timnas serta klubnya The Red Devils yang dibelanya pada 1993-2005.

“Saya pernah mengalami situasi seperti yang dihadapi Harry. Tetapi saya berada di ruang ganti Man United bersama karakter-karakter cemerlang dan para pemimpin yang hebat,” kenang mantan pemain Celtic dan Nottingham Forest tersebut.

“Jadi sekalipun saya melakukan hal bodoh atau mengalami masa sulit di dalam maupun luar lapangan, saya merasa akan kembali ke ruang ganti terbaik di dunia bersama teman-teman yang akan mendampingi Anda melewati masa-masa sulit,” klaim Keane.

Dia menilai, Maguire tidak akan mendapat perlakuan sama saat kembali ke Old Trafford dalam persiapan MU untuk melakoni laga tandang kontra Newcastle United pada mathcday 5 Liga Premier, Minggu (18/10) dinihari mulai pkl 0200 WIB.

“Maguire tak akan mendapatkan hal seperti itu. Jujur saja saya tak melihat ada yang mendekati seperti teman-teman saya dulu, karena saya tak melihat mereka (skuat MU sekarang) sebagai pemimpin,” kata Keane.

Maguire mendapat kartu kuning kedua menit 31 karena melanggar Dolberg. Penampilan bek tengah berusia 27 tahun itu merosot tajam sejak insiden penangkapannya di Yunani, Agustus silam.

“Dia mengalami masa sulit dan dalam periode ini perlu belajar banyak tentang diri Anda sendiri. Tapi bagi saya, dia tetap menjadi bagian penting apa yang kami lakukan,” ucap Southgate.

“Dia mendapatkan dukungan penuh kami dan saya tahu klubnya juga akan melakukannya. Dia akan melewatinya, dia akan menjadi pemain yang lebih baik dan pria yang lebih kuat,” tambahnya.

Maguire menjadi pemain ketiga Inggris yang diusir di Wembley, setelah gelandang Paul Scholes pada 1999 dan Steven Gerrard gelandang pada 2012.

Nasib Inggris semakin buruk ketika Reece James juga diganjar kartu merah oleh wasit, akibat protes-protesnya setelah peluit panjang berbunyi.

Saat laga baru berjalan lima menit, penyerang Denmark Yussuf Poulsen dilanggar keras oleh Maguire. Namun dia beruntung karena hanya mendapat kartu kuning.

Peruntungan mantan bek Leicester City itu tidak terulang saat melanggar Dollberg yang berbuah kartu kuning kedua. Inggris mendapat hantaman berikutnya, saat bek melakukan pelanggaran terhadap Thomas Delaney di kotak terlarang.

Christian Eriksen yang menjadi algojo dengan berani menendang bola ke arah tengah gawang. Kiper Inggris Jordan Pickford gagal mengantisipasinya, sehingga menjadi bersejarah bagi Eriksen dalam penampilannya yang ke-100 bersama Tim Dinamit.

“Bermain dengan 10 orang sangatlah merugikan bagi tim. Tetapi kami sepenuhnya mendukung Maguire,” tegas Southgate.

“Ini semua bagian dari pembelajaran dan pengalaman di sepakbola internasional. Tentu saja dia kecewa, tetapi dia akan bangkit,” timpal Harry Kane, kapten Three Lions yang merumput di Tottenham Hotspur.

“Dia memiliki tiga atau empat tahun yang luar biasa. Sepakbola adalah kerja keras dan saya yakin dia akan terus melakukannya,” pungkas Kane. (m08/itv/sky)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2