Waspada
Waspada » Kaus Ukraina Harus Bebas Slogan Politik
Olahraga

Kaus Ukraina Harus Bebas Slogan Politik

Sports Mole

ROMA (Waspada): Badan Sepakbola Eropa (UEFA) mengatakan kepada Ukraina bahwa mereka boleh tetap menggunakan peta yang menunjukkan Crimea di kostum barunya untuk Euro 2020.

Tetapi slogan “Glory to the heroes” baju kaus Roman Yaremchuk (foto) dan kawan-kawan harus dilepas, karena mengandung konotasi politik dan militer yang bahkan telah memanaskan Pemerintah Rusia.

Dalam pernyataan resminya yang dikutip Reuters, Kamis (10/6), UEFA menegaskan kaus pemain Ukraina harus bebas dari slogan bersifat politis. Juga tidak boleh memiliki signifikansi historis dan militeristik.

Kostum Oleksandr Zinchenko cs untukPiala Eropa yang berlangsung 11 Juni – 11 Juli 2021, telah memicu protes dari Moskow karena mencakup peta semenanjung Crimea yang dianeksasi Rusia pada 2014. Namun secara internasional wilayah itu masih diakui sebagai bagian dari Ukraina.

Slogan di bagian belakang bertuliskan “Glory to Ukraine” sedangkan di bagian dalam jersey tertulis “Glory to the heroes” yang merupakan salam khas militer di Ukraina.

UEFA mengatakan bahwa peta dimaksud tidak menjadi perhatian, mengingat itu mencerminkan perbatasan yang diakui Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) dan juga bukan slogan “Glory to Ukraine.”

Ukraina mengatakan bahwa itu simbol persatuan nasional. Sebelumnya Presiden Volodymyr Zelenskiy malah mengunggah swafoto di akun Instagram dengan memakai jersey kostum tersebut.

Hubungan Moskow dan Kiev memburuk tajam setelah aneksasi Crimea dan dimulainya pemberontakan separatis yang didukung Rusia di Ukraina timur pada 2014.

Mengomentari kontroversi kaus itu, juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Maria Zakharova mengatakan bahwa olahraga tidak boleh dicampur dengan politik.

“Olahraga bukan medan perang, tetapi ajang kompetisi. Bukan arena politik, tetapi atletik. Jadilah pahlawan olahraga dan Anda akan mendapatkan kemuliaan Anda,” pinta Zakharova.

Ukraina memainkan pertandingan pembuka Euro 2020 dengan melawan Belanda pada 14 Juni di Amsterdam. Juga menghadapi Austria dan Makedonia Utara pada laga berikutnya di Grup C.

Sedangkan Rusia akan menghadapi peringkat teratas dunia Belgia pada pertandingan pertamanya di kandang sendiri, St Petersburg, Minggu (13/6) dinihari mulai pkl 0200 WIB. Setelah itu Beruang Merah menghadapi Denmark dan Finlandia.

Rusia secara resmi telah melayangkan keluhan kepada UEFA terkait kostum Ukraina itu. Rusia menganeksasi Crimea dari Ukraina pada 2014 dan menganggap semenanjung itu sebagai bagian dari negara mereka.

Para pejabat Rusia telah menyebut kaus tim asuhan Andriy Shevchenko  sebagai aksi provokasi. Sedangkan pihak berwenang Ukraina mengatakan kostum mereka berisi simbol yang menyatukan penduduk negara tersebut.

“Persatuan Sepakbola Rusia telah mengajukan banding ke UEFA untuk menerima penjelasan. Kami telah menyatakan keprihatinan kami tentang jersey tim nasional Ukraina,” tutur Menteri Olahraga Rusia Oleg Matytsin.

Sedangkan Deputi Parlemen Rusia Dmitry Svischev menuding desain kostum itu sebagai provokasi politik serta menyebut penyematan peta Ukraina yang memasukkan wilayah Rusia adalah tindakan ilegal. (m08/uefa/rtr)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2