Waspada
Waspada » Karena Kelas Navas
Olahraga

Karena Kelas Navas

KIPER PSG Keylor Navas (kanan), berhasil menggagalkan penalti kapten Barcelona Lionel Messi (kiri) di Paris. Marca

PARIS (Waspada) – Paris Saint-Germain melaju mudah ke perempatfinal Liga Champions, Rabu (Kamis WIB), setelah menahan Barcelona 1-1 pada laga leg2 babak 16 besar di Stadion Parc des Princes, Paris.

Penalti Kylian Mbappe membawa PSG memimpin lebih dulu, sebelum Lionel Messi membalas bagi El Barca. Skor seri itu sudah cukup bagi Le Parisien untuk mengunci kemenangan agregat 5-2.

Pelatih Mauricio Pochettino menegaskan, sukses Les Parisiens tak terlepas dari kelas Keylor Navas sebagai salah satu kiper terbaik di dunia. Navas pun sangat berpengalaman mentas di Liga Champions, karena sudah tiga kali kampiun bersama Real Madrid.

“Luar biasa, dia menjalani salah satu malam fantastis dan membuktikan dirinya sebagai salah satu kiper terbaik di dunia,” puji Pochettino melalui Football Espana, Kamis (11/3).

“Dia menunjukkan kelasnya malam ini. Kami berada di perempatfinal, tak terlepas dari kerja kerasnya,” klaim mantan manajer Tottenham Hotspur tersebut.

Barcelona yang tiba dengan beban membalikkan ketertinggalan 1-4 dan langsung berusaha membongkar benteng pertahanan PSG. Tapi beberapa peluang bagus yang mereka ciptakan melalui Messi, Ousmane Dembele dan Sergino Dest,  berhasil diredam Navas.

PSG pun unggul lebih dulu menit 30 melalui eksekusi penalti Mbappe. Wasit Anthony Taylor mengabulkan gugatan Mauro Icardi yang mengklaim dirinya dilanggar oleh Clement Lenglet di kotak penalti El Barca.

Gol itu membuat Mbappe menjadi pemain termuda yang mencapai 25 gol di Liga Champions dalam usia 22 tahun 80 hari. Bintang Prancis itu menggeser Messi yang sebelumnya menggenggam rekor tersebut dalam usia 22 tahun dan 286 hari.

Barca berusaha segera membalas tetapi Dembele membuang peluang bagus pada menit 35. Beruntung dua menit kemudian Messi menghidupkan asa Blaugranas lewat gol indahnya ke pojok kiri atas gawang Les Parisiens.

Barca lantas mendapat hadiah tendangan penalti pada masa-masa terakhir babak pertama, karena bek Layvin Kurzawa dianggap melanggar Antoine Griezmann. Tetapi Messi membuang kesempatan itu ketika eksekusi penaltinya bisa ditebak dan dimentahkan Navas.

“Sulit untuk diketahui ke mana Leo akan menendang, karena dia sudah mengambil lebih dari 60 penalti,” jelas Navas.

“Namun saya punya perasaan dia akan mengubah arah tembakan dibandingkan laga pertama dan menembak ke arah yang berlawanan. Semua berjalan baik,” tambah mantan kiper Madrid dan Levante berumur 33 tahun tersebut.

Navas kembali unjuk kebolehan ketika kesigapannya menggagalkan sundulan tajam Sergio Busquets di area tiang dekat menit 70.

“Seharusnya turun minum kami unggul 2-1. Jika itu terjadi, babak kedua akan berlangsung sangat berbeda,” tutur Ronald Koeman, entrenador Barca asal Belanda. (m08/fe)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2