Kalah Lawan Taiwan Shin Tae-Yong Bisa Celaka - Waspada

Kalah Lawan Taiwan Shin Tae-Yong Bisa Celaka

  • Bagikan

PROGRAM paling dekat yang harus dilaksanakan PSSI dengan Timnas Senior adalah play-off melawan Timnas Taiwan dalam rangka Kualifikasi Piala Asia 2023.

Jadwalnya sudah diatur,  pertama 7 Oktober 2021 (tuan rumah) dan yang kedua 12 Oktober 2021 (tandang).  Rencana semula laga Timnas Garuda vs Chinese Taipei tersebut 7 September dan 12 Oktober 2021. Akibat C-19 masih merajalela, baik di Indonesia mau di Taipei lalu dimundurkan.

                                             

Persiapan yang dilakukan Skuad Merah Putih, Manajer/Pelatih Shin Tae-yong rencananya memanggil 36 pemain, yang tentunya dikutipi dari klub-klub yang saat ini sedang bertarung di Kompetisi BRI Liga 1 plus pemain yang bermain di luar negeri.

Selain bertanding melawan Taiwan, Tae-yong juga harus menyiapkan Timnas U-23 untuk Kualifikasi Piala Asia U-23 tahun 2022. Di Kualifikasi tersebut Indonesia masuk grup berat lawan China, Australia dan Brunei Darussalam (23-31 Oktober 2021).

Selain dalam kawasan Asia, Indonesia harus pula menyiapkan Timnas dalam wilayah Asia Tenggara yakni AFF 2020 yang dilakukan secara Live Streaming di video (5 Desember 2021 – 17 Januari 2022).

Juga Tae-yong harus mempersiapkan Timnas U-18 untuk dipertarungkan dalam Piala Dunia U-20 yang tadinya akan dilaksanakan di Indonesia tahun ini diundurkan ke tahun depan,

Dengan mengemukakan program-program tersebut di atas, komunitas sepakbola nasional bisa mendapat gambaran, betapa Shin Tae-yong memiliki kesibukan luar biasa, karena mempersiapkan sebuah tim saja memerlukan waktu panjang konon pula beberapa tim.

Kita bisa mengerti, mengapa Tae-yong harus memilih dan menunjuk asistennya yang baru, setelah 3 asisten yang selama ini mendampinginya mengundurkan diri kembali ke negaranya (Korsel).

Ketiga asistennya yang baru adalah Kim Bong-soo, Shin Siang-gyu (keduanya eks Korsel) dan Dzeman Radonovic (asal Mentenegro), sebagai pengganti Kim Hae-won, Lee Jae-hong dan Kim Wong-jae. Ketiga pelatih baru dikabarkan tiba di Jakarta akhir September ini.

Pelatnas resmi Timnas Senior seperti dikatakan anggota Exco Haruna Sumitro dilaksnakan juga sesuai kehadiran ketiga asisten pelatih, sementara apakah Tae-yong juga datang bersama para aistennya, belum ada kepastian kabarnya. Sementara anggota Exco lainnya Endri Erawan menyebut, TC U-23 pertengahan September lalu, namun belum jadi kenyataan.

Selama ini yang membantu melakukan pembinaan terhadap para pemain adalah Choi In-cheo, Nova Arianto, Alex Aldha dan Sahari Gultom.

Kita bisa mengerti, mengapa Pelatnas resmi belum dilaksanakan sampai tulisan ini ditulis (21/9). Mungkin saja PSSI yakin, bahwa kemampuan Tae-yong tidak perlu diragukan, mengingat sejak tahun 2019 ia sudah melatih beberapa Timnas, sehingga ia mengenal betul hampir semua pemain Timnas, dari  usia muda sampai yang senior.

Begitupun dalam pertemuan dengan Pengurus PSSI (26/8 lalu), sebelum ia “ngudik” ke kampungnya di Korsel, ia menyatakan siap dievaluasi, jika sampai Timnas Garuda dalam play-off  kalah melawan Taiwan. Artinya, ia siap apapun yang dilakukan terhadap dirinya oleh PSSI.

Yang jelas Tae-yong siap dievaluasi, karena tampaknya ia yakin menggusur Taiwan. Bisa saja dengan dasar; Skuad Merah Putih telah bertemu dengan Taiwan sebanyak 12 kali dengan hasil anak buahnya menang 8 kali dan hanya 4 kali kalah.

Terakhir  menang 4-0 dalam pertandingan Grup A (Asian Games 12/8) di stadion Patriot Bekasi, saat mana Stefano Lilipali tampil top score/bintang lapangan. Semoga keyakinan Shin Tae-yong jadi kenyataan saat lawan Taiwan  nanti. Mari kita tunggu!

  • Bagikan